Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Gilimanuk Diserbu Bambu Banyuwangi
Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Rupanya pedagang bambu asal Banyuwangi, Jatim cukup pandai memanfaatkan moment. Di saat umat Hindu bersiap merayakan Galungan, pedagang ini beramai-ramai menawarkan bambu untuk penjor.
Dari pantauan Beritabali.com, Senin (18/8) beberapa orang turun dari kapal barang sambil memikul bambu untuk penjor dan langsung menuju Pasar Gilimanuk untuk menawarkan dagangannya dengan harga yang bervariasi tergantung besarnya batang bambu itu yakni yang paling kecil, Rp.10 ribu dan yang paling besar Rp.15 ribu.
Dari beberapa pembeli tampak kecewa lantaran bambu yang dijual itu bambu yang masih muda sehingga tidak bertahan lama. "Karena muda bambu itu tidak akan bertahan lama, paling bambu ini bisa dipakai membuat penjor sekali saja namun demikian saya terpaksa membeli karena di Gilimanuk sulit mendapat bambu," ujar Wawan salah seorang pembeli
Roni, salah seorang penjual bambu asal Ketapang, Banyuwangi, menuturkan bambu-bambu yang dijualnya itu dia beli dari beberapa warga dengan harga bervariasi tergantung besar dan bentuk lengkugan bambu itu. Setiap hari dia membawa sekitar 30 batang bambu penjor dan yang laku antara 20 sampai 25 batang.
"Sisanya yang tidak laku saya jual besoknya ditambah bambu baru yang saya bawa," ujar Roni yang mengaku keuntungan dari hasil menjual bambu tersebut cukup lumayan. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1177 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 749 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 513 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 483 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 422 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung