Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 6 Oktober 2026
HKTI Inggatkan Distributor Beri petani Ganti Rugi
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) bali mengingatkan distributor padi Super Toy untuk memberikan ganti rugi pada petani atas kegagalan panen yang terjadi. HKTI juga mengingatkan distributor padi Super Toy untuk tidak lari dari tanggungjawab.
Hal ini disampaikan Ketua HKTI Bali Prof. Nyoman Suparta usai melakukan audiensi dengan Gubernur Bali Made mangku Pastika di kantor Gubernur Bali Renon (9/9). HKTI juga meminta distributor padi Super Toy tidak menyebarkan bibit padi kepada petani. Apalagi padi Super Toy hanya baru lolos uji laboratorium dan belum lolos uji lapangan.
Suparta mengatakan distributor padi Super Toy harus membayar kerugian yang diderita petani dengan nilai nominal sebesar nilai minimal yang didapatkan petani saat menanam padi jenis lain.
“ Harus ada nilai ganti, minimal sebesar hasil yang diperoleh petani ketika panen dengan padi jenis lain, seperti misalnya dulunya petani menghasilkan 6 ton per hektar, nah sekarang mereka harus dijamin dengan nilai nominal 6 ton juga†jelas Prof. Nyoman Suparta.
Suparta berharap distributor padi Super Toy tidak terus menerus menjadikan petani sebagai kelinci percobaan. Suparta menambahkan kegagalan padi Super Toy tidak hanya berdampak secara ekonomi. Kedepan kasus seperti ini akan membawa dampak psikologis. Dimana petani tidak akan percaya lagi pada hasil-hasil inovasi pertanian. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1413 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1212 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 644 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 553 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 522 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung