Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pria asal Tulungagung Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Denpasar

Minggu, 5 Juli 2026, 20:52 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pria asal Tulungagung Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Denpasar.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Seorang pria bernama Novi Arianto (44), warga asal Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di depan sebuah warung di Jalan Letda Reta depan Gang XXVI, Dangin Puri Kelod, Denpasar, Minggu (5/7/2026) dini hari.

Sebelum dinyatakan meninggal dunia, korban sempat ditemukan dalam kondisi masih bernapas oleh warga yang hendak menutup warung. Namun, nyawanya tidak tertolong setelah tim medis tiba di lokasi.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan peristiwa bermula saat pemilik warung, Arif Sunardianto (57), bersama anaknya, Yoko Arif (35), sedang membereskan warung untuk tutup. Saat itu, keduanya melihat seorang pria tergeletak di pinggir jalan.

"Kedua saksi menghampiri korban dan mendapati pria tersebut masih bernapas. Bersama beberapa warga, korban kemudian dipindahkan ke area parkir sebuah toko sambil menunggu bantuan medis datang," ungkap Iptu Gede Adhi, pada Minggu 5 July 2026.

Tidak lama kemudian, ambulans BPBD Kota Denpasar bersama Tim Inafis Polresta Denpasar dan personel Polsek Denpasar Timur tiba di lokasi untuk melakukan penanganan.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia. "Tim medis mengatakan korban sudah meninggal," ungkap Iptu Gede Adhi.

Hasil pemeriksaan awal Tim Inafis menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Saat ditemukan, korban berada dalam posisi telentang dengan kepala mengarah ke utara. Korban mengenakan kaus hitam, celana pendek hitam bercorak putih, serta sandal jepit.

Petugas juga mengamankan sejumlah barang milik korban, di antaranya obat pereda nyeri, sebuah telepon genggam, dompet berisi kartu ATM Bank Mandiri, serta sejumlah uang tunai.

Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke kamar jenazah RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.

Polisi menduga korban meninggal dunia karena sakit. Meski demikian, penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan identitas lengkap serta menghubungi pihak keluarga korban.

"Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat sakit karena hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kami masih berkoordinasi dengan aparat lingkungan untuk memastikan alamat tempat tinggal korban sekaligus menghubungi pihak keluarganya," ujar Iptu Gede Adhi mengakhiri.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami