Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 6 Juli 2026
Temukan 20 Butir Peluru Aktif
Tembok
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sebanyak 20 butir peluru aktif yang tersimpan dalam dua dus kecil ditemukan Warga Dusun Ngis, Desa Tembok Kecamatan Tejakula saat membersihkan lemari pakaian.
Penemuan 20 butir peluru aktif yang diduga jenis Ekspres Kal 16-65 tersebut berawal saat Ketut Sunarsih (58), warga Dusun Ngis Desa Tembok membersihkan lemari pakaian almarhum suaminya, Nyoman Supatra, alangkah terkejutnya Sunarsih saat membuka dua dus kecil yang didalamnya tersimpan 20 butir peluru aktif, sehingga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, penemuan peluru itu dilaporkan ke Mapolsek Tejakula.
“adanya laporan temuan peluru aktif langsung disikapi polisi dengan mengamankan 20 butir peluru aktif tersebut ke Polsek Tejakula dan selanjutnya di bawa ke Mapolres Buleleng untuk diteliti kembali,†ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa.
Sementara dari hasil penyidikan awal, 20 butir peluru itu diduga peninggalan almarhum Nyoman Supatra yang menjadi anggota TNI AL,†peluru ini mungkin dulu disimpan suaminya yang mantan anggota Angkatan Laut, jadi kemungkinan telah tersimpan cukup lama dan baru diketahui saat membersihkan lemari,†ujar Sudirsa.
Menurut rencana, 20 butir peluru aktif tersebut akan dibawa ke Laboratorium Forensik untuk mengetahui jenis peluru secara pasti termasuk menentukan caliber peluru aktif tersebut, selanjutnya peluru dalam dua dus kotak kecil itu akan disita untuk Negara. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3567 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1132 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 543 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 519 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun