Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pemesanan Kamar Hotel Meningkat

Renon

Rabu, 17 September 2008, 20:37 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Menjelang Lebaran hotel-hotel maupun jasa transportasi di Bali kian berkibar. Pasalnya pesanan kamar hotel maupun jasa angkutan wisata sudah mulai melonjak untuk awal-awal Oktober.

“Pesanan kamar dan jasa angkutan wisata sudah terjadi sejak awal Agustus,” ujar Ketua ASITA Bali, Al Purwa, sesaat sebelum menghadap Gubernur Mangku Pastika di kantor Gubernur Rabu siang tadi. Pesanan dari dalam negeri seperti Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya banyak yang menyatakan kesiapannya menyewa kamar hotel bertarif Rp 2 juta per hari, asalkan bintang 4 atau 5.



“Itu berarti, wisatawan domestik tak bisa dikesampingkan. Artinya berpotensi juga,” kata Purwa. Tidak hanya hotel berbintang yang laku tapi juga hotel melati yang biasanya dimanfaatkan tamu rombongan seperti anak-anak sekolahan.



Purwa pun memprediksi selama Oktober, keberadaan wisatawan baik asing maupun domestik akan tumplek blek di Bali. Sebab, pada Oktober, selain ada momen Lebaran juga ada even Asian Beach Games (ABG) yang akan di mulai pertengahan bulan, di samping juga ditunjang faktor bahwa pada bulan Oktober itu termasuk musim ramai kunjungan wisatawan.



Dari segi kesiapan jasa angkutan, Purwa memastikan tidak akan kewalahan, karena jumlah armada wisata di Bali cukup banyak, yakni mencapai 2.400 unit angkutan sewa yang berkapasitas 9 orang ke bawah, ditambah lagi armada bus sebanyak 900 unit. Selain itu, sebagian wisatawan domestik umumnya membawa langsung kendaraan dari Jawa.

“Yang kurang pastinya kapasitas jalan. Coba nanti bisa lihat bagaimana macetnya lalulintas di Kuta,” ujar Purwa. Untuk itulah, dia menyarankan sudah saatnya diusahakan adanya angkutan massal atau umum, sehingga tidak lagi didominasi kendaraan pribadi. Masalah kemacetan, kata Purwa, sudah menjadi keluhan tersendiri di kalangan wisatawan baik asing maupun domestik. (sss)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami