Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
May Day 2026 di Jembrana Tanpa Demo, Diisi Aksi Sosial
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Kabupaten Jembrana berlangsung aman dan penuh semangat kolaborasi, Jumat (1/5).
Berbeda dengan sejumlah daerah lain yang diwarnai aksi demonstrasi, peringatan May Day di Jembrana justru diisi dengan kegiatan sosial yang melibatkan pekerja, pengusaha, dan pemerintah.
Kegiatan dipusatkan di salah satu pabrik pengolahan ikan di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, dengan mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja.” Tema ini menandai perubahan pendekatan dalam memperingati Hari Buruh di Jembrana, dari aksi turun ke jalan menjadi aksi sosial serta dialog konstruktif.
Beragam kegiatan sosial digelar, mulai dari pembagian paket sembako hingga santunan bagi para buruh. Para pekerja menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai memberikan manfaat nyata di tengah meningkatnya kebutuhan hidup.
Seorang perwakilan pekerja, Made Arta, menyampaikan bahwa May Day tahun ini terasa berbeda dan lebih menyentuh kebutuhan buruh.
“Kami merasa dihargai. Tidak hanya seremonial, tetapi ada bantuan nyata dan ruang dialog untuk menyampaikan aspirasi,” ujarnya.
Pemerintah daerah dalam kesempatan tersebut kembali menekankan pentingnya menjaga hubungan industrial yang harmonis. Persoalan ketenagakerjaan diharapkan dapat diselesaikan melalui forum dialog dan musyawarah, bukan konfrontasi.
Salah satu pejabat ketenagakerjaan Jembrana menegaskan bahwa prinsip kemitraan harus menjadi dasar hubungan antara buruh, pengusaha, dan pemerintah.
“Kami ingin hubungan industrial di Jembrana tetap sejuk. Masalah-masalah ketenagakerjaan sebaiknya diselesaikan lewat dialog. Itu jauh lebih efektif daripada aksi yang berpotensi menimbulkan gesekan,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi pekerja di tengah perkembangan digitalisasi yang semakin pesat.
“Teknologi berkembang cepat, otomatis kompetensi pekerja juga harus naik. Kami dorong peningkatan kualitas agar para buruh Jembrana tidak hanya mampu bersaing, tapi juga bisa mendapatkan peluang kerja lebih luas,” jelasnya.
Sementara itu, perwakilan pengusaha menegaskan bahwa kemajuan industri tidak dapat dipisahkan dari peran tenaga kerja yang berdedikasi.
“Perusahaan berkembang karena ada tenaga kerja yang berdedikasi. Karena itu, standar upah layak, jaminan sosial, dan lingkungan kerja yang aman akan terus kami upayakan,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Jembrana memandang buruh sebagai aset penting dalam pembangunan daerah yang berperan besar dalam menggerakkan perekonomian.
Semangat “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama” pada May Day 2026 menjadi ajakan bagi seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi demi kemajuan industri dan kesejahteraan pekerja.
Pemerintah juga memastikan bahwa ruang komunikasi dengan serikat pekerja dan asosiasi pengusaha tetap terbuka guna menyerap aspirasi serta menjaga komitmen peningkatan kesejahteraan masyarakat Jembrana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5554 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3486 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2342 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan