Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 19 Juni 2026
Korban Rela Dicabuli Karena Takut Ancaman
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bagi Mawar, dicabuli selama 1,5 tahun, oleh bapak tirinya, Eko Mei Riyanto (43) menimbulkan trauma yang berkepanjangan. Pantas saja, Mawar terpaksa rela dijos, karena dilatarbelakangi ancaman. Apabila melaporkan perbuatan pencabulan, Eko mengancam akan merusak keluarga Mawar.
Di kalangan tetangga di daerah Tunjung Biru, Eko Mei Riyanto, adalah sosok orang tua yang bertemperamen tinggi. Eko yang bekerja sebagai satpam ini, kerap melampiaskan amarah dengan memukul Mawar dan adiknya. Tak jarang kakak beradik itu dipukuli di depan ibu kandungnya, Suhartati.
Baca juga:
Oknum Guru Ngaji Cabuli Murid Bawah Umur
Sifat emosi inilah yang menimbulkan keretakan rumah tangga Eko dan Suhartati. Mereka pun dikabarkan sering bertengkar. Suhartati sering mengalami penganiayaan yang dilakukan suaminya sendiri. Guna menghindari pertengkaran, Suhartati memilih kesibukan lain, bekerja di sebuah artshop.
Pisah ranjang, tampaknya tak berlangsung lama. EKo semakin menjadi-jadi. Pun pemukulan kembali terjadi. Sehingga, Suhartati tidak kerasan dan memilih mengadukan persoalan rumah tangganya, ke Poltabes Denpasar.
“Dasar pengaduannya Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Eko dilaporkan istrinya Suhartati, tidak memberi nafkah maupun bathin,†jelas sumber petugas Poltabes Denpasar.
Rupanya, laporan Suhartati berbuntut panjang. Saat diperiksa penyidik, Suhartati tiba-tiba nyerocos mengakui anaknya sudah 1,5 tahun dicabuli oleh suaminya. Pengakuan Suhartati membuat penyidik tersentak kaget dan selanjutnya melakukan penyidikan. Seiring kasus KDRT bergulir, Mawar pun melaporkan peristiwa pencabulan yang dialaminya, ke Poltabes Denpasar.
Sumber mengatakan, Mawar rela dicabuli, karena Eko mengancam akan merusak keluarganya. Cerita lain, Mawar melaporkan peristiwa pencabulan yang dilakukan ayahnya, karena orang tuanya sudah pisah ranjang.
Baca juga:
Oknum Guru Ngaji Cabuli Murid Bawah Umur
“Korban tidak ingin, melihat ibunya menderita dipukuli terus. Lagipula, Mawar juga mengalami peristiwa pencabulan yang dilakukan ayahnya. Sehingga korban mengadu ke ibunya,†ungkap sumber.
Kasatreskrim Poltabes Denpasar, Kompol Rendra Radita Dewayana SIK yang dimintai keterangannya Jumat (17/10) mengatakan, saat ini aparat kepolisian belum menyentuh terlapor. Penyidik masih mendalami keterangan korban guna mengoptimalkan hasil pemeriksaan.
“Sekarang ini korban masih diperiksa, pelakunya belum. Kita masih mencari pembuktian,†tegasnya. (Spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun