Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dewata Shelter di Sukawati Rawat 58 Anjing Terlantar

Senin, 4 Mei 2026, 15:20 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Dewata Shelter di Sukawati Rawat 58 Anjing Terlantar.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Dewata Shelter hadir di Desa Sukawati sebagai solusi dengan menampung 58 ekor hewan telantar. Dibangun dari bahan alami seperti bambu, Dewata Shelter juga membawa konsep sederhana, ramah lingkungan, dan dekat dengan masyarakat.

Selaku pengelola, Kak Huang menyatakan, Dewata Shelter lahir untuk memperbaiki cara kita memperlakukan hewan secara menyeluruh.

”Selama ini, banyak niat baik di masyarakat, memberi makan, menyelamatkan, namun belum selalu dibarengi dengan pengetahuan dan tanggung jawab jangka panjang,” ujarnya.

Dikatakannya, memberi makan tanpa pengelolaan bukan solusi, justru bisa menimbulkan masalah baru, baik bagi hewan itu sendiri maupun lingkungan sekitar.

”Populasi tidak terkendali, potensi penyakit meningkat, dan konflik dengan masyarakat bisa terjadi,” jelasnya.

Di Dewata Shelter, pihaknya berupaya menjalankan pendekatan yang lebih terstruktur, mulai dari sterilisasi, vaksinasi, perawatan, hingga edukasi.

”Ini bukan pekerjaan satu pihak. Kami sangat membutuhkan kolaborasi, masyarakat, desa adat, pemerintah, hingga relawan,” terangnya.

Kepala UPTD Puskeswan Gianyar drh. Arya Dharma menyatakan, shelter ini menjadi tempat belajar langsung bagi mahasiswa Kedokteran Hewan dari Universitas Udayana.

”Di sini, mereka praktik merawat hewan secara nyata, sehingga ilmu yang didapat tidak hanya teori, tetapi langsung diterapkan di lapangan,” ujar Arya.

Sementara itu, Perbekel Sukawati, Dewa Gede Dwi Putra mengapresiasi kehadiran Dewata Shelter di wilayahnya.

”Keberadaan shelter ini sangat sejalan dengan upaya Desa Sukawati yang sedang mengembangkan desa wisata. Lingkungan yang bersih, tertib, dan bebas dari permasalahan hewan terlantar menjadi bagian penting dalam menciptakan kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan,” tutup dia.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/gnr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami