Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 20 Juni 2026
Polisi Sweeping Preman di Gilimanuk, Hasilnya Nihil
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Polres Jembrana, Senin (17/11) melakukan operasi preman di seputar Pelabuhan Giimanuk untuk mengantisipasi masuknya preman-preman yang ketakutan lantaran digelarnya operasi serupa oleh 5 Polda di Jawa. Dalam operasi ini, Polres Jembrana mengerahkan 1 peleton dalmas dan sejumlah anggota reskrim Polres Jembrana beserta KP3 Gilimanuk.
Operasi yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Jembrana, Kompol Sugo Birawan, pertama langsung menyasar kapal-kapal yang berlabuh. Sayangnya, dalam razia yang dilakukan di atas kapal penumpang tersebut tidak menemukan satu orangpun yang dicurigai sebagai preman.
Kemudian sasaran operasi dialihkan kepada pedagang asongan dan pedagang kacamata yang sedang berjualan di kapal. Hal ini dilakukan lantaran adanya informasi kalau ada oknum pedagang asongan, pedagang kacamata dan tukang semir sepatu, yang sering memaksa penumpang dengan menodongkan senjata tajam, khususnya pisau lipat, agar mereka mau membeli dagangannya atau menyemir sepatunya.
Hasilnyapun nihil karena tidak menemukan pedagang asongan atau tukang semir sepatu yang membawa senjata tajam, bahan-bahan berbahaya maupun obat-obatan terlarang.
Lantaran masih belum menemukan sasaran, operasi kembali beralih ke areal pelabuhan untuk memeriksa pedagang kacamata dan jam tangan yang mangkal di areal pelabuhan. Polisi menggeledah tas dan tubuh mereka satu persatu namun hasilnya kembali nihil.
Kabag Ops Polres Jembrana, Kompol Sugo Birawan seijin Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Suardana mengungkapkan kegiatan ini bukan merupakan operasi atau razia namun kegiatan rutin yang ditingkatkan dengan menerjunkan lebih banyak personil.
"Ini bukan razia atau operasi tapi kegiatan rutin untuk pengamanan di tempat pelayanan umum seperti di Pelabuhan Gilimanuk ini,"ujarnya. Selain untuk meningkatkan rasa aman pengguna jasa pelabuhan, lanjut Sugo Birawan operasi tersebut juga untuk mengantisipasi masuknya penyusup yang ingin merusak keamanan di Bali dan juga mengantisipasi pelarian preman-preman dari Jawa.'"Sebelum ada kejadian, kita lebih dulu mengambil langkah antisipasi. Apalagi pelabuhan sangat identik dengan keberadaan preman.
Kegiatan ini tidak hanya menyasar pelabuhan saja tapi tempat-tempat lain juga akan kita sasar,"terangnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun