Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Mapolres Buleleng Didatangi Warga Baliaga
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dikomando sejumlah tokoh masyarakat Baliaga (desa tua di Bali Utara,red), puluhan warga dari Desa Sidatapa, Desa Cempaga, Desa Tigawasa dan Desa Pedawa (SCTP) mendatangi Mapolres Buleleng terkait insiden pembunuhan yang mengkibatkan seorang warga Desa Cempaga tewas saat Malam tahun Baru di Pantai Bina Ria Lovina.
[pilihan-redaksi]
Sekitar lima puluhan warga dan tokoh Baliaga yang berasal dari sejumlah parpol dan ormas bersatu padu memperjuangkan keadilan atas kematian Komang Ardi Wismaya (30) yang dibunuh preman lovina, bahkan kehadiran warga dan tokoh Baliaga, sabtu (3/1) di Mapolres Buleleng langsung mengantarkan empat warga Desa Cempaga sebagai saksi diantaranya Kandel, Ardika alias Jublag, Gede Budiartawan dan Putu Dodi.
“ini sikap proaktif warga dan tokoh Baliaga sebagai wujud keinginan masyarakat Baliaga untuk segera mengungkap tabir pembantaian terhadap warga cempaga di lovina, sehingga dengan cepat kasus ini bisa diselesaikan polisi,” ungkap Made Swadarmayasa alias Regog, Ketua Banzer Bali Kabupaten Buleleng dan Ketua DPK Partai Karya Perjuangan (Pakar Pangan) Buleleng Antonius Sanjaya Kiabeni.
Selain tokoh muda dari Desa Cempaga, Made Swadarmayasa alias Regog, sejumlah tokoh muda lainnya juga terlihat di Mapolres Buleleng, diantaranya Ketua Laskar Pandawa – organisasi sayap Partai Demokrat Buleleng, Tawok, Tokoh Pemuda dari Desa Sidatapa, Erwin dan Suyama, tokoh muda dari Desa Tigawasa serta Perbekel Desa Cempaga Nyoman Ardika.
“Memang kasus ini bukan hanya sekedar punya Cempaga, melainkan sudah melebar dan desa-desa tua Baliaga kini merasa terpanggil untuk memberikan dukungan kepada saudara-saudaranya di Cempaga. Bahkan kini Baliaga sudah menyatu untuk mengungkap kebenaran bila polisi tidak mampu mengungkap kasus ini,” tegas Swadarmayasa dibenarkan wargaBaliaga lainnya.
Insiden pembunuhan terhadap Komang Ardi Wismaya, oleh preman lovina tersebut ternyata kembali membangkitkan kebersamaan dan solidaritas warga desa tua di kawasan Baliaga, bahkan dengan kebangkitan solidaritas Baliaga yang dikenal dengan Desa SCTP tersebut akan menjadi kekuatan luar biasa dan tidak akan tertandingi kelompok manapun di Buleleng, sehingga apabila polisi tidak serius menangani kasus ini maka sudah bisa dipastikan kelompok Baliaga ini akan menerapkan hukum rimba yang tidak akan mampu dihalangi oleh polisi sekalipun. (sas)
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 547 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 465 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 418 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 414 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik