Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Mapolres Buleleng Didatangi Warga Baliaga
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dikomando sejumlah tokoh masyarakat Baliaga (desa tua di Bali Utara,red), puluhan warga dari Desa Sidatapa, Desa Cempaga, Desa Tigawasa dan Desa Pedawa (SCTP) mendatangi Mapolres Buleleng terkait insiden pembunuhan yang mengkibatkan seorang warga Desa Cempaga tewas saat Malam tahun Baru di Pantai Bina Ria Lovina.
[pilihan-redaksi]
Sekitar lima puluhan warga dan tokoh Baliaga yang berasal dari sejumlah parpol dan ormas bersatu padu memperjuangkan keadilan atas kematian Komang Ardi Wismaya (30) yang dibunuh preman lovina, bahkan kehadiran warga dan tokoh Baliaga, sabtu (3/1) di Mapolres Buleleng langsung mengantarkan empat warga Desa Cempaga sebagai saksi diantaranya Kandel, Ardika alias Jublag, Gede Budiartawan dan Putu Dodi.
“ini sikap proaktif warga dan tokoh Baliaga sebagai wujud keinginan masyarakat Baliaga untuk segera mengungkap tabir pembantaian terhadap warga cempaga di lovina, sehingga dengan cepat kasus ini bisa diselesaikan polisi,” ungkap Made Swadarmayasa alias Regog, Ketua Banzer Bali Kabupaten Buleleng dan Ketua DPK Partai Karya Perjuangan (Pakar Pangan) Buleleng Antonius Sanjaya Kiabeni.
Selain tokoh muda dari Desa Cempaga, Made Swadarmayasa alias Regog, sejumlah tokoh muda lainnya juga terlihat di Mapolres Buleleng, diantaranya Ketua Laskar Pandawa – organisasi sayap Partai Demokrat Buleleng, Tawok, Tokoh Pemuda dari Desa Sidatapa, Erwin dan Suyama, tokoh muda dari Desa Tigawasa serta Perbekel Desa Cempaga Nyoman Ardika.
“Memang kasus ini bukan hanya sekedar punya Cempaga, melainkan sudah melebar dan desa-desa tua Baliaga kini merasa terpanggil untuk memberikan dukungan kepada saudara-saudaranya di Cempaga. Bahkan kini Baliaga sudah menyatu untuk mengungkap kebenaran bila polisi tidak mampu mengungkap kasus ini,” tegas Swadarmayasa dibenarkan wargaBaliaga lainnya.
Insiden pembunuhan terhadap Komang Ardi Wismaya, oleh preman lovina tersebut ternyata kembali membangkitkan kebersamaan dan solidaritas warga desa tua di kawasan Baliaga, bahkan dengan kebangkitan solidaritas Baliaga yang dikenal dengan Desa SCTP tersebut akan menjadi kekuatan luar biasa dan tidak akan tertandingi kelompok manapun di Buleleng, sehingga apabila polisi tidak serius menangani kasus ini maka sudah bisa dipastikan kelompok Baliaga ini akan menerapkan hukum rimba yang tidak akan mampu dihalangi oleh polisi sekalipun. (sas)
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8525 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5882 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3685 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2518 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar