Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 20 Juni 2026
Penetapan Pelaku Tinggal Tunggu Waktu
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Teka teki siapa pembunuh AA Narendra Prabangsa, redaktur Radar Bali bakal terjawab. Polisi sudah melakukan koordinasi soal penetapan ini, dan tinggal menunggu finalnya.
Gerakan cepat namun penuh kesabaran, terus dilakukan jajaran Dit Reskrim Polda Bali. Para saksi yang telah diperiksa, tetap menjadi acuan jajaran reskrim untuk mengungkap aktor dibalik pembunuhan Prabangsa.
Kapolda Bali Irjen Pol T Ashikin Husein kali ini tampak bersikap hati hati menghadapi media, yang kian ngetol mempertanyakan perkembangan akhir tewasnya Prabangsa.
Apalagi, saat dipertanyakan soal adanya dugaan akan adanya penetapan tersangka, Kapolda cuma menjawab seadanya.Tapi, Jenderal bintang dua ini tidak menampik, bahwa penetapan tersangka ini masih digodok dan dirapatkan.
Selasa (12/05) , sejumlah awak media menanti Kapolda dan jajarannya menggelar rapat di ruang rapat pimpinan.Begitu Kapolda keluar, langsung dicerca wartawan dengan pertanyaan pertanyaan soal ini. Apa kata Kapolda?
“Belum, belum, kita masih rapatkan ini,” komentar singkat Kapolda langsung ‘ngacir’.Sedikit bicara, juga dilontarkan oleh Direktur Reskrim Polda Bali Kombes Wilmar Marpaung. Perwira melati tiga asal Sumatera Utara ini, mengatakan, hingga detik ini kepolisian belum bisa menentukan tersangka pembunuh Prabangsa.
“Anggota masih bekerja, soal siapa tersangkanya belum, kita tunggu saja,” bebernya.Kombes Wilmar menerangkan, tim penyidik Polda Bali masih bekerja. Justru tim III, bekerja lembur mengusut kasus ini.
“Tim III masih bekerja,” terangnya.Siapa saja tim III itu ? Kombes Wilmar mengatakan, Tim III yang telah dibentuk, terdiri dari tim sidik, lidik dan IT (Informasi Tekhnologi).
Mereka terdiri dari satuan intelkam, reskrim. Lebih jelasnya, tim III itu, bekerja sesuai kewenangan di satuan masing-masing.Disinggung pencaharian mobil yang digunakan untuk mengangkut jenazah Prabangsa, Kombes Wilmar menjawab belum ditemukan.
“Mobil belum ditemukan, masih dilacak di luar Bli,”ujarnya.Sejumlah petugas yang ikut melakukan pengejaran terhadap pelaku pembunuhan, juga mengatakan hal yang sama. Kesulitan itu terletak, mendeteksi dimana korban dibunuh.
Prabangsa ditemukan tewas mengambang pada 16 Pebruari, di Teluk Bungsil, perbatasan antara Lombok dan Bali. Aparat kepolisian masih mengusut siapa aktor dibalik tewasnya korban. Meski sudah memeriksa puluhan saksi, tak satu pun yang mengarah.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun