Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Diduga Selingkuh, Dua PNS Digerebeg Pecalang

Rabu, 27 Mei 2009, 20:55 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Dua orang PNS di Jembrana yang diduga melakukan perselingkuhan harus menahan malu. Pasalnya, mereka digerebeg pecalang (petugas keamanan desa adat) bersama warga Lingkungan Penginuman, Gilimanuk lalu digelandang menuju kantor KP3 Gilimanuk, Selasa (26/5) tengah malam.

Dari informasi yang dihimpun, kedua PNS tersebut yakni WU (33), yang saat ini dinas di salah satu SD di Gilimanuk dengan St (30), staf Kelurahan Gilimanuk diduga sudah berlangsung sejak lama.

Perselingkuhan WU dengan St yang sudah bersuami, sejatinya sudah tercium oleh Kd, istri WU, sehingga pernah melabraknya saat mereka sedang berduaan di rumah St. Ternyata, lantaran dilabrak, hubungan gelap mereka terbongkar. Sejak menjalin hubungan dengan St, WU semakin menelantarkan istri dan anaknya, bahkan Kd sering mendapat perlakukan kasar dari WU.

Tidak tahan melihat ulah suaminya, Kd dan suami St merancang strategi dengan pecalang Gilimanuk untuk menangkap basah dua sejoli yang sedak mabuk hubungan terlarang ini. Setelah diintai ternyata WU sedang apel di rumah St hingga larut malam.

Pukul 23.30, Kd dan suami St menemani pecalang diikuti oleh sejumlah warga mengrebeg rumah St yang saat itu lampu depannya sengaja dipadamkan sehingga situasi menjadi gelap. WU dan St tidak bisa berkutik dan harus rela digelandang menuju kantor KP3 Laut Gilimanuk.

Lurah Gilimanuk, IGN Darma Putra, ketika dikonfirmasi membenarkan kalau salah seorang stafnya digerebeg sedang berdua di ruang tamu bersama WU. Menurut Darma Putra, mereka digerebeg di ruang tamu bukan sedang di kamar tidur.

“WU mengaku saat itu sedang bertamu di rumah St. Mungkin karena bertamu hingga larut malam dicurigai berselingkuh. Sekarang kita masih menunggu proses yang dilakukan KP3 Laut Gilimanuk,” terangnya.

Sementara itu Kepala KP3 Laut Gilimanuk AKP I Nyoman Suparta yang dikonfirmasi terpisah membenarkan kejadian tersebut. “Kami masih melakukan pendalaman apakah benar keduanya berselingkuh, karena untuk membuktikanya kita butuh bukti-bukti yang kuat,”pungkasnya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dey



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami