Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 9 Oktober 2026
Pelaku Pariwisata Bali Tetap Optimis
Sanur
Sabtu, 18 Juli 2009,
16:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Badan Pariwisata Bali (BTB) optimis travel warning (peringatan untuk tidak berkunjung) yang diberlakukan Amerika dan Australia kepada warganya untuk tidak mengunjungi Indonesia tidak akan terlalu berpengaruh pada pariwisata Bali.
Optimisme ini didasarkan pada pengalaman travel warning yang diberlakukan Amerika dan Australia beberapa tahun lalu. Dimana tingkat kunjungan wisatawan negara tersebut ke Bali tetap tinggi.
Ketua BTB Ngurah Wijaya pada keteranganya di Sanur (17/7) bahkan mengaku tetap optimis tingkat kunjungan wisatawan akan tetap mengalami peningkatan. Terbukti dari segi jumlah tingkat kunjungan wisatawan Australia kembali menduduki urutan pertama. Dimana sejak Januari lalu jumlah wisatawan Australia yang datang ke Bali mencapai sekitar 400.000 wisatawan.
Selain itu sampai saat ini belum ada laporan dari pelaku pariwisata Bali terkait adanya wisatawan yang meninggalkan Bali akibat aksi terror peledakan bom di Hotel JW Mariot dan Rits Carlton Jakarta.
“Sampai saat ini belum ada laporan pembatalan kunjungan, begitu juga wisatawan yang meninggalkan Bali secara besar-besaran sebagai dampak dari aksi terror. Intinya wisatawan masih tetap menikmati liburan di Bali,â€ujar Ngurah Wijaya.
Ketua BTB Ngurah Wijaya menambahkan yang terpenting bagi pelaku pariwisata di Bali saat ini adalah mengupayakan untuk meyakinkan wisatawan bahwa Bali tetap aman dikunjungi. Begitu juga dengan keamanan hotel-hotel yang terdapat di Bali tetap memberikan jaminan keamanan. (mlt)
Optimisme ini didasarkan pada pengalaman travel warning yang diberlakukan Amerika dan Australia beberapa tahun lalu. Dimana tingkat kunjungan wisatawan negara tersebut ke Bali tetap tinggi.
Ketua BTB Ngurah Wijaya pada keteranganya di Sanur (17/7) bahkan mengaku tetap optimis tingkat kunjungan wisatawan akan tetap mengalami peningkatan. Terbukti dari segi jumlah tingkat kunjungan wisatawan Australia kembali menduduki urutan pertama. Dimana sejak Januari lalu jumlah wisatawan Australia yang datang ke Bali mencapai sekitar 400.000 wisatawan.
Selain itu sampai saat ini belum ada laporan dari pelaku pariwisata Bali terkait adanya wisatawan yang meninggalkan Bali akibat aksi terror peledakan bom di Hotel JW Mariot dan Rits Carlton Jakarta.
“Sampai saat ini belum ada laporan pembatalan kunjungan, begitu juga wisatawan yang meninggalkan Bali secara besar-besaran sebagai dampak dari aksi terror. Intinya wisatawan masih tetap menikmati liburan di Bali,â€ujar Ngurah Wijaya.
Ketua BTB Ngurah Wijaya menambahkan yang terpenting bagi pelaku pariwisata di Bali saat ini adalah mengupayakan untuk meyakinkan wisatawan bahwa Bali tetap aman dikunjungi. Begitu juga dengan keamanan hotel-hotel yang terdapat di Bali tetap memberikan jaminan keamanan. (mlt)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1522 Kali
02
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1274 Kali
03
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 735 Kali
04
Desa Batuan Gianyar Raih Juara I Learning Village Dunia
Dibaca: 661 Kali
05
Anggota Polsek Manggis Dianiaya, Pinggul Patah
Dibaca: 651 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026