Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 2 Mei 2026
Pelaku Pariwisata Bali Tetap Optimis
Sanur
Sabtu, 18 Juli 2009,
16:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Badan Pariwisata Bali (BTB) optimis travel warning (peringatan untuk tidak berkunjung) yang diberlakukan Amerika dan Australia kepada warganya untuk tidak mengunjungi Indonesia tidak akan terlalu berpengaruh pada pariwisata Bali.
Optimisme ini didasarkan pada pengalaman travel warning yang diberlakukan Amerika dan Australia beberapa tahun lalu. Dimana tingkat kunjungan wisatawan negara tersebut ke Bali tetap tinggi.
Ketua BTB Ngurah Wijaya pada keteranganya di Sanur (17/7) bahkan mengaku tetap optimis tingkat kunjungan wisatawan akan tetap mengalami peningkatan. Terbukti dari segi jumlah tingkat kunjungan wisatawan Australia kembali menduduki urutan pertama. Dimana sejak Januari lalu jumlah wisatawan Australia yang datang ke Bali mencapai sekitar 400.000 wisatawan.
Selain itu sampai saat ini belum ada laporan dari pelaku pariwisata Bali terkait adanya wisatawan yang meninggalkan Bali akibat aksi terror peledakan bom di Hotel JW Mariot dan Rits Carlton Jakarta.
“Sampai saat ini belum ada laporan pembatalan kunjungan, begitu juga wisatawan yang meninggalkan Bali secara besar-besaran sebagai dampak dari aksi terror. Intinya wisatawan masih tetap menikmati liburan di Bali,â€ujar Ngurah Wijaya.
Ketua BTB Ngurah Wijaya menambahkan yang terpenting bagi pelaku pariwisata di Bali saat ini adalah mengupayakan untuk meyakinkan wisatawan bahwa Bali tetap aman dikunjungi. Begitu juga dengan keamanan hotel-hotel yang terdapat di Bali tetap memberikan jaminan keamanan. (mlt)
Optimisme ini didasarkan pada pengalaman travel warning yang diberlakukan Amerika dan Australia beberapa tahun lalu. Dimana tingkat kunjungan wisatawan negara tersebut ke Bali tetap tinggi.
Ketua BTB Ngurah Wijaya pada keteranganya di Sanur (17/7) bahkan mengaku tetap optimis tingkat kunjungan wisatawan akan tetap mengalami peningkatan. Terbukti dari segi jumlah tingkat kunjungan wisatawan Australia kembali menduduki urutan pertama. Dimana sejak Januari lalu jumlah wisatawan Australia yang datang ke Bali mencapai sekitar 400.000 wisatawan.
Selain itu sampai saat ini belum ada laporan dari pelaku pariwisata Bali terkait adanya wisatawan yang meninggalkan Bali akibat aksi terror peledakan bom di Hotel JW Mariot dan Rits Carlton Jakarta.
“Sampai saat ini belum ada laporan pembatalan kunjungan, begitu juga wisatawan yang meninggalkan Bali secara besar-besaran sebagai dampak dari aksi terror. Intinya wisatawan masih tetap menikmati liburan di Bali,â€ujar Ngurah Wijaya.
Ketua BTB Ngurah Wijaya menambahkan yang terpenting bagi pelaku pariwisata di Bali saat ini adalah mengupayakan untuk meyakinkan wisatawan bahwa Bali tetap aman dikunjungi. Begitu juga dengan keamanan hotel-hotel yang terdapat di Bali tetap memberikan jaminan keamanan. (mlt)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 243 Kali
02
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 210 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026