Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 April 2026
Bupati Buleleng Tinjau Contoh Villa
Pancasari
Kamis, 6 Agustus 2009,
19:33 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pengembangan taman wisata alam Danau Buyan untuk kawasan konservasi terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Buleleng. Hari ini Bupati Buleleng meninjau contoh villa dan loby di obyek wisata Danau Buyan.
Danau Buyan merupakan salah satu kawasan pelestarian alam di Provinsi Bali yang khusus diperuntukan untuk kepentingan pariwisata dan rekreasi alam.
Potensi alamnya yang menarik serta merupakan daerah resapan dan cadangan air yang sangat penting bagi wilayah–wilayah di Provinsi Bali, sehingga perlu dijaga kelestariannya agar dapat memberikan manfaat berkelanjutan.
“Pesona Danau Buyan dengan taman wisata alamnya dapat dinikmati para pengunjung diantaranya tracking, outbound, dan camping ground, sehingga untuk memanfaatkan unsur hutan yang ada di Danau Buyan dengan menjaga, melestarikan, mengembangkannya untuk pendidikan, rekreasi dan juga untuk peningkatan ekonomi masyrakat dengan didasari falsafah Tri Hita Karana,†ungkap Bupati Buleleng Putu Bagiada, Kamis (6/8).
Dalam pengembangan kawasan Danau Buyan yang melibatkan PT. Nusa Bali Abadi telah dilakukan upaya pengembangan Villa dan Loby.
“ Kita sudah meninjau dan melihat secara langsung pembuatan villa dan loby yang ramah lingkungan,†papar Bagiada.
Sementara PT Nusa Bali Abadi sudah mengantongi ijin pengusahaan di blok pemanfaatan TWA Danau Buyan Tamblingan seluas 20 hektar lebih.
Berdasarkan keputusan Menteri Kehutanan tertanggal 16 Agustus tahun 2007 yang menyebut TWA tersebut diperbolehkan untuk kegiatan pariwisata alam dengan didasari 4 prinsip ekowisata diantaranya konservasi, pendidikan lingkungan, partisipasi masyarakat lokal dan ekonomi. (sas)
Danau Buyan merupakan salah satu kawasan pelestarian alam di Provinsi Bali yang khusus diperuntukan untuk kepentingan pariwisata dan rekreasi alam.
Potensi alamnya yang menarik serta merupakan daerah resapan dan cadangan air yang sangat penting bagi wilayah–wilayah di Provinsi Bali, sehingga perlu dijaga kelestariannya agar dapat memberikan manfaat berkelanjutan.
“Pesona Danau Buyan dengan taman wisata alamnya dapat dinikmati para pengunjung diantaranya tracking, outbound, dan camping ground, sehingga untuk memanfaatkan unsur hutan yang ada di Danau Buyan dengan menjaga, melestarikan, mengembangkannya untuk pendidikan, rekreasi dan juga untuk peningkatan ekonomi masyrakat dengan didasari falsafah Tri Hita Karana,†ungkap Bupati Buleleng Putu Bagiada, Kamis (6/8).
Dalam pengembangan kawasan Danau Buyan yang melibatkan PT. Nusa Bali Abadi telah dilakukan upaya pengembangan Villa dan Loby.
“ Kita sudah meninjau dan melihat secara langsung pembuatan villa dan loby yang ramah lingkungan,†papar Bagiada.
Sementara PT Nusa Bali Abadi sudah mengantongi ijin pengusahaan di blok pemanfaatan TWA Danau Buyan Tamblingan seluas 20 hektar lebih.
Berdasarkan keputusan Menteri Kehutanan tertanggal 16 Agustus tahun 2007 yang menyebut TWA tersebut diperbolehkan untuk kegiatan pariwisata alam dengan didasari 4 prinsip ekowisata diantaranya konservasi, pendidikan lingkungan, partisipasi masyarakat lokal dan ekonomi. (sas)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3863 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1817 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026