Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kasus Lemukih Diambil Alih Polda Bali

Kamis, 29 Oktober 2009, 14:56 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Kasus sengketa tanah duwe pura Desa adat Lemukih, Sawan, Buleleng, direncanakan akan dilimpahkan ke Polda Bali. Hal ini bertalian erat sengketa tersebut sudah meluas ke kasus pengeroyokan dan pembakaran rumah. Sementara itu, Polres Buleleng tengah mengincar 4 pelaku yang disebut-sebut biang teror.


Setidaknya kasus ini sudah sangat berlarut larut dan perlu ada penanganan yang intensif dari aparat kepolisian Polda Bali. Tak urung, Kamis (29/10), sejumlah pejabat tinggi Polda Bali menggelar rapat mengenai kasus ini. Hasil rembukan, ada sinyalemen, kasus yang kian hangat dibicarakan ini akan diambil alih Polda Bali.

Pelimpahan kasus yang semula ditangani aparat Polres Buleleng ini, sebagai langkah untuk mengantisifasi hal – hal yang tidak diinginkan, terkait adanya intimidasi dari kelompok tertentu.


“Yang dikhawatirkan, saksi-saksi yang diperiksa akan diintimidasi kelompok – kelompok tertentu dikhawatirkan bisa mengganggu jalannya penyelidikan,” sebutnya.



Menyangkut kasus Lemukih, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gde Sugianyar mengatakan, mengingat kasusnya belum ada kesepakatan, bakal timbul gejolak yang lebih parah lagi. Apalagi, kasus ini sudah mengarah pembakaran rumah dan pengeroyokan tiga warga.

“Kemungkinan besar kasusnya akan diambil Polda,” tegasnya.

Kombes Sugianyar menegaskan, apabila dalam kasus ini menimbulkan tindak pidana, maka pihaknya akan mengusut melalui prosedur hukum yang berlaku.


Apakah kasus pengeroyokan dan pembakaran sudah mengarah ke pelaku ? Kombes Sugianyar membenarkannya.

Dikatakannya, kedua kasus ini sudah diselidiki aparat kepolisian Polres Buleleng dengan memeriksa sejumlah saksi.

Hasilnya, ada 4 pelaku yang dicurigai sebagai dalangnya.

“Ada empat orang yang dicurigai dan kini masih dikejar,” ujar mantan Kapolres Balikpapan ini, Kamis (29/10).

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami