Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Mogok Di Tengah Laut, Penumpang Kapal Panik

Beritabali.com, Melaya

Senin, 15 Februari 2010, 19:19 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Kapal Motor Penumpang (KMP) Darma Badra yang sedang berlayar menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi dikabarkan mogok sehingga sempat mengapung di tengah laut. Kendati tidak menimbulkan korban jiwa namun peristiwa ini tak urung membuat seluruh penumpang kapal panik. 

Dari informasi yang dihimpun, Senin (15/2) menyebutkan ketika memulai pelayaran dari Pelabuhan Gilimanuk, Senin (15/2) sekitar pukul 09.30, KMP Darma Badra yang sarat muatan penumpang ini berjalan normal.

Namun ketika di tengah pelayaran, tiba-tiba kapal tersebut mogok tak bergerak dan hanya mengapung di tengah laut. Beruntung, kondisi cuaca sedang bersahabat sehingga tidak ada gelombang besar atau arus deras yang mengombangambingkan kapal tersebut.

Kendati demikian, mogoknya KMP Darma Badra di tengah laut tidak urung membuat penumpang kapal panik. Sukirman (40), salah seorang penumpang yang berhasil dihubungi saat masih berada di KMP Darma Badra mengatakan lantaran mogok kapal tersebut sempat mengapung selama satu jam sebelum sebuah kapal tanpa penumpang mendekati kemudian menarik KMP Darma Badra menuju Pelabuhan Ketapang.

“Kami masih di tengah-tengah laut, bagaimana kalau terjadi apa-apa,” terang warga Dusun Teluk Limo, Tegal Badeng Barat, Negara.

Sukirman mengaku menyayangkan peristiwa mogoknya kapal di tengah laut. Sukirman menduga kejadian ini merupakan keteledoran syahbandar dalam mengecek layak atau tidaknya kapal melakukan pelayaran.

“Pengecekan sebelum pelayaran merupakan prosedur baku dalam dunia pelayaran yang harus dilakukan oleh syahbandar. Dalam kejadian ini syahbandar yang paling bertanggung jawab,” tegasnya. Sementara Syahbandar Gilimanuk, Dewa Nyoman Kari, ketika dikonfirmasi membenarkan kalau KMP Darma Badra mogok akibat mengalami kerusakan pada kemudinya.

“Kemudi kapal tidak berfungsi karena mengalami kerusakan pada sistem elektrik sehingga nahkoda memutuskan untuk menghentikan kapal daripada kapal lajunya tidak terarah dan itu sangat membahayakan,” ungkapnya.

Setelah bongkar muatan di Ketapang, KMP Darma Badra dibawa ke dermaga TNI AL untuk perbaikan elektrik kemudinya. “Sekarang KMP Darma Badra sudah operasi kembali,” terangnya 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami