Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Warga Keroyok dan Bakar Motor Pemulung

Beritabali.com, Denpasar

Selasa, 25 Mei 2010, 20:23 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Akibat ulahnya mencuri dispenser dari sebuah gudang di Banjar Jenah Peguyangan Kangin, Denpasar, pada Selasa (25/05), seorang pemulung babak belur dikeroyok massa. Tak hanya itu, sepeda motor yang dipakainya untuk mencari barang bekas turut dibakar massa. 

Aksi main hakim warga terjadi setelah pemilik gudang I Wayan Sukarja (34) kaget dispenser yang disimpan di dalam gudang
miliknya hilang sekitar pukul 11.30 Wita.

Korban kemudian mengejar dan berteriak meminta bantuan warga untuk mengejar tersangka. Pengejaran berakhir di kawasan Penatih, Denpasar.

Saya lihat dispenser diambil oleh pelakunya dan saya kejar dan ketemu di Penatih, beber korban saat dimintai keterangan di Polsek Denpasar Barat, Selasa (25/05).

Menurut korban, untuk membuktikan bagaimana tersangka mencuri, tersangka Ari dibawa kembali ke gudang. Kemarahan warga semakin menjadi-jadi. Maklum saja, warga sering kehilangan barang tanpa tahu siapa yang mencuri.

Tersangka bernama Ari membantah dan mengatakan baru sekali masuk ke rumah warga. Pengakuan tersangka semakin menyulut kemarahan warga setempat. Warga kemudian menghakiminya hingga babak belur. Sepeda motor tersangka yakni Supra Fit, DK 7453 IW, turut dibakar.

Dalam keterangan ke penyidik Polsek Denpasar Barat, tersangka mengaku terpaksa mengambil dispenser untuk dijual. Selama ini pekerjaanya sebagai pemulung tidak mencukupi kebutuhan hidupnya bersama anak dan istri.

Anak saya masih kecil pak umur 5 tahun. Kami butuh makan. Saya ini hanya seorang pemulung, kata tersangka yang tinggal
di kawasan Sekar Jepun, Denpasar ini. Dengan wajah berlumuran darah segar, tersangka asal Jember ini mengatakan, dia baru sekali mencuri.

Ini yang pertama pak saya mencuri,ungkapnya sedih sambil mengatakan saat dipukuli, dompetnya berisi STNK dan uang tunai Rp 61.000 hilang.

Kapolsek Denbar AKP Andi Prihastomo SIK mengatakan, pihaknya masih menyelidiki aksi pencurian yang dilakukan tersangka. Hal ini dilakukan, untuk mengetahui apakah tersangka pernah mencuri ditempat lain. Masih kita selidiki, ujarnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/tim



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami