Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 2 Mei 2026
Tabrak Pohon, Ibu dan Balita Tewas
BERITABALI.COM, BULELENG.
Mengantuk saat mengendarai sepeda motor mengakibatkan terjadinya kecelakaan out of control di Desa Pengulon Kecamatan Gerokgak, bahkan istri dan anak yang masih balita tewas saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Paramasidhi Singaraja.
Musibah laka lantas out of control yang dialami Made Swastika (38), warga Dusun Tengah, Desa Temukus Kecamatan Banjar dengan mengendarai sepeda motor DK 5728 UM, mengakibatkan istrinya Kadek Dastri (31) bersama anaknya yang masih balita, Putu Suli Kumara (1,6) tewas dalam perawatan di Rumah Sakit Paramasidhi Singaraja akibat luka yang diderita lantaran menabrak pohon.
Baca juga:
Massa Geruduk Kantor TV Nasional Sri Lanka
pengendara sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi dan dalam kondisi ngantuk, sehingga saat memasuki lokasi peristiwa sepeda motor oleng tidak dapat dikendalikan dan menabrak pohon di lintasan jalan Raya Singaraja Gilimanuk, ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa, senin (28/6).
Kedua korban, Ibu dan Anak tewas dalam laka lantas itu disebabkan benturan yang keras setelah sepeda motor menabrak pohon disebelah utara jalan, kedua mengalami cidera kepala berat, sehingga tidak bisa diselamatkan dan meninggal dunia saat dalam perawatan di rumah sakit, papar sudirsa.
Laka lantas Out Of Control yang terjadi di Desa Pengulon itu kini sedang ditanggani Unit Laka Sat Lantas Polres Buleleng, sementara, barang bukti sepeda motor DK 5728 UM diamankan polisi di Mapolsektif Gerokgak.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 248 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 214 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang