Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 1 November 2026
Dua Dusun Terlibat Tawuran
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dua kelompok pemuda dari dua dusun di Desa Pengastulan Kecamatan Seririt terlibat tawuran. Puluhan rumah rusak dan delapan warga dari kedua dusun mengalami luka-luka akibat terkena lemparan batu dan bom molotov.
Sejumlah personil polisi, Minggu (29/8) siang terlihat membersihkan blokade di perbatasan Dusun Pala dan Dusun Kauman Desa Pengastulan Kecamatan Seririt.Sejumlah warga Dusun Pala melakukan penutupan jalan dengan menggunakan potongan kayu, pot bunga dan pecahan bangunan serta batu besar menyusul terjadinya tawuran yang melibatkan warga di kedua dusun di Desa Pengastulan.
Aksi tawuran yang melibatkan kedua kelompok warga di Desa Pengastulan mengakibatkan sedikitnya 24 rumah milik warga di kedua dusun mengalami kerusakan akibat lemparan batu, bata dan Molotov.Satu sepeda motor tidak luput dari aksi pengrusakan yang berada di perbatasan antara Dusun Kauman dengan Dusun Pala.
Saya tidak mengetahui secara pasti penyebab tawuran antar warga itu, namun tiba-tiba saja rumah saya dengan sepeda motor menjadi sasaran warga yang saya tidak ketahui, ungkap Wayan Puja, seorang pensiunan Polri.Dari informasi yang dikumpulkan di sekitar lokasi peristiwa menyebutkan, tawuran antara kedua warga di Desa Pengastulan, tepatnya di perbatasan kedua dusun berlangsung hampir satu jam lebih.
Kedua pihak terlihat saling serang dengan mengunakan batu, bata, botol maupun senjata tajam. Bahkan bom Molotov juga terlihat dilemparkan kedua belah pihak.Polisi yang datang dengan Pasukan Pengendali Massa tidak mampu menghentikan tawuran warga. Polisi terpaksa memberikan tembakan peringatan dan tawuran akhirnya mampu dihentikan.
Aksi tawuran warga itu mengakibatkan 24 rumah warga di sekitar lokasi mengalami kerusakan, sebagian besar mengalami pecah kaca dan pecah genteng.Delapan warga mengalami luka, tiga diantaranya mengalami luka berat akibat terkena lemparan.
Reporter: bbn/sas
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan