Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Pemprov Tetap Tak Berikan Ijin Pengembangan
Beritabali.com, Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Provinsi Bali memastikan tetap tidak akan mengeluarkan ijin pengembangan pembangkit listrik tenaga uap atau PLTU Geothermal Bedugul.
Kepastian tersebut disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika di Renon, Selasa (5/10) menanggapi desakan beberapa pihak yang mendesak pengembangan geothermal Bedugul dengan alasan Bali dalam kondisi krisis listrik.
Menurut Pastika, pemerintah provinsi Bali tetap pada komitmen awal, karena pengembangan geothermal Bedugul sangat tidak sesuai dari segi aspek budaya. Walaupun energi listrik dari tenaga panas bumi merupakan energi ramah lingkungan.
Banyak kekhawatiran, apakah secara teknis bener-benar aman? Tetapi yang paling penting adalah masalah budaya dan agama. Artinya konsep kita di Bali ada ulu-teben dan konsep kawasan suci, tegas Made Mangku Pastika.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyampaikan guna mengatasi krisis listrik yang terjadi di Bali kini telah disiapkan rencana operasional dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Celukan Bawang.
Pastika berharap pada akhir tahun ini PLTU Celukan Bawang telah beroperasi dan memberikan tambahan pasokan listrik bagi masyarakat Bali. (mlt)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4540 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2353 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2006 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1611 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun