Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Satu dari 3 Jenis Dipastikan Euproctis Catala
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Setelah mempelajari morfologi ulat bulu secara teliti maka Tim Peneliti Fakultas Pertanian Universitas Udayana memastikan satu dari 3 jenis ulat bulu yang mengalami ledakan populasi di Bali merupakan ulat bulu yang masuk dalam spesies Euproctis Catala. Ulat Bulu jenis spesies Euproctis Catala paling banyak ditemukan pada tanaman mangga di Kabupaten Buleleng Bali.
Ketua Tim Peneliti Fakultas Pertanian Universitas Udayana Prof Wayan Susila saat ditemui Beritabali.com di Denpasar, Kamis (14/5/2011) menyatakan Ulat Bulu jenis spesies Euproctis Catala paling banyak ditemukan di pohon mangga, namun spesies ini hanya memakan daun benalu yang ada di pohon mangga
�Dari Singaraja kami ambil, kebetulan disitu ketemu di pohon mangga dan kemudian di kasi daun mangga 3 lembar, ulatnya ada sekitar 25 ekor ternyata tidak di makan, nah dari hasil informasi di masyarakat ulat ini ternyata memakan daun benalu, akhirnya kami berikan daun benalu baru dia mau makan,� ujar Prof Wayan Susila.
Wayan Susila menyebutkan dibandingkan dengan 2 jenis ulat bulu lainya yang belum teridentifikasi, jenis ulat bulu Euproctis Catala merupakan ulat beracun menyebabkan rasa gatal yang cukup parah apabila tersentuh kulit.
Susila menambahkan dari ketiga jenis ulat bulu yang menyerang tanaman di Bali, ketiganya masih masuk dalam family yang sama yaitu Lymantriidae. (mlt)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 547 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 467 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 418 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 414 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik