Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 11 Mei 2026
Radikalisme di Indonesia Makin Kronis
Beritabali.com, Denpasar.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kasus radikalisme di Indonesia dinilai makin kronis. Bahkan maraknya radikalisme yang terjadi telah memasuki kategori merah atau sangat membahayakan.
Apalagi hasil survey Lembaga Kajian Islam dan perdamaian menunjukkan bahwa 49 persen pelajar di Jakarta dan sekitarnya cenderung setuju penggunaan aksi kekerasan dalam
penyelesaian masalah agama dan moral.
Ketua Bidang Organisasi Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa
Indonesia (GMNI) Ugik Kurniadi dalam pembukaan acara Konferensi Daerah Persatuan Alumni GMNI Bali di Denpasar (8/5) menyatakan makin maraknya gerakan radikalisme sudah sepatutnya diwaspadai. Apalagi radikalisme di tengah kondisi
demokrasi yang semakin liberal akan menyebabkan munculnya tsunami libralisme
�Menjadi hal yang mengkhawatirkan bagi bangsa ini karena
gelombang tsunami liberalism atau paham kebebasan terindikasi telah melanda semua lini kehidupan. Di tengah situasi dunia demikian ini, tentu kita harus merenung, memikirkan kembali, di mana posisi bangsa Indonesia saat ini? Menjadi bangsa yang makmur dan berkepribadian? Bangsa yang makmur tetapi kehilangan jati diri atau justru menjadi bangsa yang terpuruk dan kehilangan peradabanya� kata Ugik Kurniadi
Ugik menambahkan pada dasarnya Indonesia memiliki konsep
kearifan lokal dalam penyelesaian masalah yaitu musyawarah mufakat, namun dalam aplikasinya musyawarah kini hanya dijadikan salah satu alternatif. (mlt)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1008 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 812 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 629 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 587 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik