Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Implementasi Perda Penanggulangan AIDS Bali Gagal
Beritabali.com, Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Provinsi Bali dinilai gagal dalam mengimplementasikan peraturan daerah (perda) tentang penanggulangan AIDS. Padahal Perda no. 3 tersebut telah disahkan sejak 2006.
Ketua Pokja Humas Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bali Prof. Mangku Karmaya pada keteranganya di Renon (28/6) menyatakan banyak kendala yang menyebabkan implementasi perda penanggulangan AIDS di Bali mengalami kegagalan.
Salah satunya adalah ketersediaan tenaga medis di setiap puskesmas. Padahal dalam perda tersebut terdapat keharusan dari para pemilik tempat hiburan di Bali untuk memeriksakan kesehatan pekerjanya secara rutin tiap bulan.
kita butuh tenaga yang khusus untuk penyakit kelamin, kalau di puskesmas-puskesmas misalnya, itu harus ada paling tidak itu. Meskipun kita sudah punya prosedur pemeriksaan yang sederhana. Seperti nanti obatnya harus tersedia disana. Itulah sebabnya kita akan terus sosialisasikan kepada kabupaten, tegas Prof. Mangku Karmaya.
Karmaya menyebutkan factor lain yang menyebabkan kegagalan implementasi perda penanggulangan AIDS yaitu belum semua kabupaten di Bali mengadopsi perda tersebut menjadi peraturan di tingkat kabupaten.
Dimana hingga saat ini tercatat 3 kabupaten yang belum menindaklanjuti perda penanggulangan AIDS, kabupaten tersebut yaitu Karangasem, Tabanan dan Denpasar. Sementara berdasarkan data KPA Bali jumlah kasus HIV/AIDS di Bali saat ini telah mencapai hampir 4.500 kasus.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3819 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1764 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang