Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Bali Siapkan Subsidi Pendidikan Kapal Pesiar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Provinsi Bali merencanakan untuk memberikan subsidi pendidikan bagi pemuda Bali dari keluarga miskin yang ingin mendalami pendidikan di bidang kapal pesiar. Pemrov Bali juga berencana memberikan subsidi pendanaan bagi pemuda Bali dari keluarga miskin yang ingin bekerja di kapal pesiar.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika pada keterangannya di Renon, Rabu (25/4) mengungkapkan subsidi pendidikan dan pemberangkatan ke Kapal pesiar akan lebih diprioritaskan pada pemuda Bali yang berasal dari desa yang menjadi sasaran penerima program Gerakan Pembangunan Desa Terpadu (Gerbang Sadu).
Menurut pastika, program ini bukanlah program bisnis, namun salah satu program untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran di Pulau Dewata.
“Disamping dapat penghasilan yang cukup juga meningkatkan kemampuan, wawasan dan keterampilan mereka, dengan pengalaman bekerja setahun, dua tahun atau tiga tahun, setelah itu mereka akan menjadi tenaga terampil, ini bukan program bisnis, program menanggulangi kemiskinan, tegas Made Mangku Pastika.
Pastika berharap subsidi ini sudah dapat dianggarkan pada anggaran perubahan 2012 atau di 2013. Namun Pastika mengaku belum dapat memastikan besaran subsidi yang akan diberikan.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4520 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2335 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1982 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1601 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun