Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Korban Bom Bali Minta Jaminan Asuransi Kesehatan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Korban dan Keluarga korban bom Bali yang tergabung dalam Yayasan Isana Dewata mengusulkan kepada pemerintah untuk memberikan jaminan Asuransi kesehatan. Asuransi kesehatan ini diperlukan untuk mempermudah para korban dan keluarga korban dalam memperoleh akses kesehatan.
Ketua Yayasan Isana Dewata Ni Luh Erniati dalam keteranganya di Kuta (9/10/2012) menegaskan asuransi kesehatan tersebut sangat diperlukan terutama bagi para korban yang sampai saat ini masih memerlukan perawatan kesehatan. Sedangkan untuk mendapatkan perawatan kesehatan memerlukan dana yang cukup tinggi.
“Kita berharap pemerintah bisa membantu kami dalam bidang kesehatan karena diantara kami terutama korban langsung itu ada yang masih perlu penanganan pengobatan, dan kita tahu dengan kondisi mereka yang tidak memungkinkan bekerja dengan maksimal itu mereka perlu bantuan, begitu juga dengan anak-anak kita, apabila mereka sakit umpamanya, sebaiknya ada dari pemerintah memberikan seperti asuransi, jadi ketika kita memerlukan bantuan untuk kesehatan kita bisa datang ke rumah sakit tanpa harus membayar,” papar Ni Luh Erniati.
Erniati menambahkan selama ini para korban dan keluarga korban terpaksa harus bersusah payah mengumpulkan dana untuk membiayai pengobatan.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4536 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2351 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2002 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1609 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun