Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Menteri Perindustrian Usulkan Upah Buruh Minimal Rp2 Juta

Kamis, 8 November 2012, 19:21 WITA Follow
Beritabali.com

sp-bni.or.id

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Untuk menyelesaikan konflik antara pengusaha dan buruh serta memperlancar iklim usaha, Menteri Perindustrian MS Hidayat menyatakan akan memberikan rekomendasi kenaikan upah buruh minimal Rp. 2 juta yang di mulai pada 2013 mendatang.

Menurut Hidayat, rencana itu akan digulirkan pada pembicaraan antar kementerian yang kini sedang berlangsung. "Kami juga meminta kepada buruh untuk melakukan kesepakatan setelah terjadi perundingan," ungkap Hidayat, di sela-sela pertemuan Uni Eropa-Indonesia Business Dialogue (EIBD di Nusa Dua, Bali, Kamis (8/11/2012).

Hidayat mengaku dalam pembicaraan dengan tim ekonomi, pengusaha dan pemerintah diminta untuk memastikan kenikan upah minimum secara rata-rata. Kemenperin mengusulkan minimal gaji Rp2 juta pada buruh sehingga setara dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS). "Kita dan pengusaha masih membicarakan secara teknis basic policy. Jadi gaji buruh jangan sampai dibawah PNS," imbuhnya.

Dalam peroyeksi lanjutan, Hidayat memaparkan jika pengusaha dan tim ekonomi akan membicarakan lebih lanjut terkait upaya penyelesaian. "Kalau sudah bentrok gini, pengusaha dan buruh harusnya take and give. Pengusaha harus mau memberikan sesuatu untuk memperoleh sesuatu." Tegas Hidayat.

Hidayat menyampaikan konflik antara pengusaha dan buruh ini akan diselesaikan dengan baik. Kini pemerintah berkoordinasi dengan sejumlah kementerian akan mengupayakan penyelesaian masalah.

Langkah itu juga diusahakan hingga tingkat pemerintah daerah sebagai pemangku kepentingan pada lapisan paling mendasar. Agar penyelesaian berjalan lancar, Hidayat meminta kepada Apindo untuk tidak melansir secara berlebihan data terkait 100 perusahaan yang akan menutup usahanya akibat sweeping kelompok buruh. "Apindo juga harus mampu bekerja secara profesional dan proporsional dengan tidak melansir data secara berlebihan," pintanya. Hidayat yakin, iklim investasi terkait capacity building masih mampu tumbuh meski banyak kabar miring seputar dunia investasi di Indonesia.

"Saya yakin iklim investasi capacity building masih mampu tumbuh ditengah kabar miring dunia investasi di Indonesia," tutupnya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami