Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pastika Akui Ketimpangan Pembangunan Kota-Desa

Denpasar

Jumat, 19 April 2013, 11:01 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Ketimpangan pembangunan merupakan salah satu hal yang menjadi sorotan narasumber saat pemaparan visi misi kandidat calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali di Kampus Unud Sudirman, Denpasar.
 
Hampir seluruh pemateri menyoroti pembangunan yang masih terkonsentrasi di Bali selatan. Salah satu pemateri yang menyoroti hal itu adalah pengamat tata ruang Bali, Prof Putu Rumawan Salain.
 
Pada kesempatan itu, Gubernur Made Mangku Pastika yang menjadi kandidat Gubernur Bali kali kedua mengakui ketimpangan pembangunan yang selama ini masih terpusat di kota-kota.
 
“Memang masalah ketimpangan itu yang harus kita akui. Kemiskinan itu meningkat di desa-desa,”kata Pastika, Kamis 18 April 2013. Saking tingginya tingkat kemiskinan di desa-desa, Pastika menyebut tingkat kemiskinan di desa mencapai 35 persen.
 
Itu sebabnya ia telah menyiapkan program jika kembali terpilih sebagai Gubernur Bali untuk mengatasi hal itu. “Program itu adalah Gerbangsadu. Itu karena hasil identifikasi kita di beberapa desa tingkat kemiskinannya mencapai 35 persen,”kata kandidat yang diusung koalisi Demokrat-Golkar ini.
 
Ia pun berjanji untuk memberdayakan investor dan ekonomi lokal jika kelak kembali terpilih. “Karena selama ini investor luar yang bermain. Kita akan memberdayakan investor lokal,”ucapnya.
 
Pada sisi lain, mantan Kapolda Bali ini juga mengakui jika selama ini Bali menjual murah pariwisatanya. “Kita jual pariwisata ini sangat murah. Akibatnya kualitasnya
menurun. Maka saya memiliki solusi untuk membuat standarisasi harga hotel,”kata dia. (dev/bbn)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami