Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Bukti Warga Buleleng Tidak Mau Ditekan
Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Ada isu bahwa warga akan memilih sesuai tekanan dan arahan petinggi di Buleleng. Namun kenyataannya, dua puluhan ribu warga Buleleng memenuhi gedung kesenian Gede Manik, Singaraja Buleleng, 2 Mei 2013. “Ini bukti bahwa rakyat Buleleng tidak bisa ditekan,” ujar calon gubernur Mangku Pastika saat berkampanye. “Ini artinya telah lahir kembali semangat Ki Barak Panji Sakti. Orang orang yang tidak mau mengalah terhadap tekanan. Apalagi penekannya tidak asli Buleleng.”
Mangku Pastika mengingatkan agar saat hari pencoblosan 15 Mei 2013, para pemilih jangan langsung pulang. Walaupun bukan sebagai saksi, setiap warga harus memantau proses penghitungan suara. Bahkan mengawalnya hingga ke tingkat kecamatan, “Jangan takut, warga punya hak untuk tahu apa hasil dari penggunaan hak mereka.”
Kampanye terbuka kedua ini, memang difokuskan di kota Singaraja. Namun demikian calon wakil gubernur Bali Ketut Sudikerta sedang melakukan kampanye di daerah lain, “Saya tugaskan pak Ketut Sudikerta di suatu tempat, untuk mengefektifkan kampanye dengan tidak semua dalam posisi aksi terbuka.”
Mangku Pastika juga menyinggung pembangunan bandara di Buleleng, “Urusan Bandara bukan sekelas gubernur, apalagi bupati. Ini urusan menteri perhubungan, jaringan nasional dan internasional. Hanya yang punya jaringan yang bisa mewujudkan ini. Menteri perhubungan Mangindaan sudah bicara pada saya bahwa Bandara di Buleleng pasti dibuat.”
Sementara itu, dua menteri dari partai Demokrat, Menteri ESDM Jero Wacik dan Menteri Pemuda dan Olah Raga Roy Suryo secara bergantian mengingatkan bahwa pemilih harus menentukan pilihan pada figur yang cerdas dan tahu bagaimana mengelola Bali. Jero Wacik sebagai orang yang lahir di Buleleng merasa perlu bandara ini diwujud, “Maka pilih Mangku Pastika dulu jadi gubernur, lalu kita sama sama memperjuangkannya.”
Pada acara ini ada seorang murid sekolah dasar yang jadi juara matematika tingkat nasional, mendapat perhatian dari Mangku Pastika dan Jero Wacik. Acara ditutup dengan hiburan bondres juga dilakukan, dengan salah satu adegan dimana Mangku Pastika menusuk kartu suara, nomor 2, Pasti Kerta.
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 547 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 451 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 418 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 414 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik