Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Pulau Serangan Akan Dipakai Tempat 'Diner' Peserta APEC
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyatakan lahan di Pulau Serangan, Denpasar akan dipakai untuk 'diner' atau tempat makan malam para peserta APEC nanti.
Pulau Serangan hasil reklamasi itu nantinya akan dibangun tempat jamuan makan malam secara alami yang berbahan baku bambu.
"Para peserta APEC nantinya akan makan malam di sana. Itu sudah ada rencana. Kalau tidak percaya coba ke sana. Tanya saja pihak Bali Turtel Island Development (BTID). Mereka yang paling tahu dimana lokasi itu akan dibangun. Atau kalau tidak percaya tanya saja ke pihak desa adat Serangan atau Kepala Kelurahan Serangan. Betul atau tidak lahan di Serangan akan dijadikan tempat makan malam sejumlah tamu APEC nanti," ujar Pastika di Denpasar, Jumat (26/7/2013).
Pembangunan tempat jamuan makan malam tersebut, kata Pastika akan segera dimulai dalam beberapa waktu ke depan ini.
Sementara untuk pembangunan berbagai fasilitas lainnya saat ini sedang dalam proses.
"Upacara ngeruak (peletakan batu pertama secara Hindu) sudah dilakukan tahun lalu. Saya sendiri hadir dalam upacara tersebut. Itu berarti Pulau Serangan hasil reklamasi akan segera ditindaklanjuti pembangunannya," tegasnya.
Mantan Kapolda Bali itu mengajak masyarakat Bali belajar dari reklamasi Pulau Serangan.
Pastika menampik keras anggapan bahwa reklamasi Pulau Serangan dinilai mangkrak.
Ia akui memang dalam beberapa tahun pembangunan di Pulau Serangan tidak berjalan karena krisis ekonomi global.
"Seluruh masyarakat Bali harusnya melihat contoh reklamasi yang ada di Pulau Serangan. Anggapan bahwa reklamasi Pulau Serangan itu sangat tidak benar. Sekarang coba dilihat ribuan pohon ditanam. Siapa yang berani tanam sejumlah pohon tersebut. Pembangunan memang sengaja dihentikan sementara selain akibat krisis juga menunggu hijaunya lahan itu. Jadi tidak benar kalau lahan itu terbengkalai," ucapnya ketus. (Dws)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8070 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5660 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2394 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan