Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Budaya Tidak Mendukung Pengembangan Wirausaha Bali
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Salah satu bentuk dasar wirausaha adalah kegiatan perdagangan. Secara kasat mata, dapat dilihat bahwa dibandingkan dengan warga pendatang, warga Bali yang menjadi pedagang di pulaunya sendiri ternyata sangat kecil jumlahnya.
Suku-suku lain di Indonesia, seperti suku-suku dari Sumatera Barat dan Sulawesi Selatan memiliki budaya dagang yang tersimpan dalam nilai-nilai yang diwariskan dari generasi ke generasi atau minimal, budayanya, tidak memiliki resistensi terhadap nilai-nilai perdagangan. Apabila nilai-nilai dagang dan kewirausahaan dianggap mulia dalam sebuah sistem nilai budaya, maka seorang pedagang atau wirausahawan akan mendapat tempat terhormat dalam budaya tersebut dan dalam jangka panjang budaya tersebut akan menjadi penghasil wiraswasta.
Selain karakteristik suku, perantau dari berbagai suku yang memutuskan untuk keluar dari wilayah aslinya umumnya juga memiliki dorongan untuk berdagang dan berwirausaha. Contoh ekstrem adalah orang Tionghoa dan India yang merantau hingga ke Indonesia dan mampu mengembangkan budaya dagang dan kewirausahaan yang kuat dibandingkan dengan orang sesukunya yang tetap tinggal di daerah asalnya.
Selain karena eksistensi jiwa dagang di dalam budayanya, jiwa dagang dan kewirausahaan kaum perantau juga muncul karena adaptasi mereka terhadap kondisi positif yang dihadapinya, dimana mereka tidak memiliki tanah atau sawah, sehingga kaum perantau dipaksa untuk mengembangkan jiwa dagang, koneksi dagang yang luas dan kemampuan bernegosiasi agar dapat bertahan hidup.
Salah satu pembentuk sikap seseorang terhadap kegiatan wirausaha adalah pengaruh budaya dimana dia hidup dan berkembang. Perbedaan wilayah dan kelompok akan membentuk perbedaan budaya yang berkonsekuensi terhadap perbedaan dalam memandang nilai-nilai kehidupan.
Kenapa dari sekian juta masyarakat Bali masih sedikit yang tertarik dunia dagang? Berikut pendapat dari kalangan akademisi dan praktisi bisnis di Bali yang kami turunkan dalam beberapa tulisan. (dev)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4562 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2363 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2016 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1628 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1068 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun