Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Sederan Museum Subak Roboh Timpa 3 Murid SD
Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
BeritaBali.com, Tabanan. Senderan museum subak sanggulan, Kediri, Tabanan setinggi 0,5 meter roboh menimpa 3 murid SD Imaculata Tabanan. Musibah yang terjadi sekitar pukul 09.00, Jumat (27/9) itu mengakibatkan ketiga murid mengalami luka parah.
Ketiga murid malang itu adalah Andi Sanjaya (6), Dyara Alysa Putri (7) dan Ida Ayu Indira Paramita (7). Andi Sanjaya mengalami luka robek pada punggung dan telapak kaki kanan, Dyara Alysa Putri mengalami patah tertutup kaki kanan dan Ida Ayu Indira Paramita patah tertutup kaki kiri. Ketiganya kini masih menjalani perawatan medis di BRSUD Tabanan.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, musibah tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 Wita. Saat itu tiga murid kelas 2 SD Imaculata Tabanan tengah mengikuti kegiatan belajar tengah semester mengunjungi museum subak Sanggulan. Tak dinyana saat ketiga murid malang itu yang sedang duduk di atas tembok setinggi 0,5 meter diareal museum subak tiba-tiba terjatuh tertimpa senderan yang roboh.
Kondisi itu membuat seluruh murid SD Imaculata yang mengunjungi museum subak Sanggulan panik. Selanjutnya tiga murid malang tersebut dilarikan ke BRSUD Tabanan untuk mendapatkan perawatan.
Kepala Sekolah SD Imaculata Suster Maria Domitila Prr saat ditemui mengatakan siswanya tengah melakukan kegiatan tengah semester mengunjungi Museum Subak, Sanggulan Kediri. Jumlah siswa yang berkunjung sebanyak 123 orang terdiri atas 45 orang kelas 2 dan 69 orang kelas 6. Tujuan mengunjungi museum subak untuk diberikan penjelasan mengenai peratalan pertanian dan benda-benda yang berhubungan dengan subak di Bali.
"Mereka ke sana ada kegiatan tengah semester. Tiga murid kami mengalami kecelakaan tertimpa tembok. Kegitanya masih duduk di kelas 2," jelas Suster Domitila.
Sementara itu Humas BRSUD Tabanan, Made Suarjaya membenarkan telah menerima tiga pasien korban tertimpa tembok dari SD Imaculata Tabanan. Suarjaya mengatakan ketiga murid SD yang kini duduk di kelas 2 SD Imaculata tiba di BRSUD Tabanan sekitar pukul 09.30 Wita. Mereka langsung ditangani oleh tim medis rumah sakit di UGD Tabanan.
”Dua korban mengalami patah kaki, sedangkan satunya lagi mengalami luka robek pada punggung dan telapak kaki kanan,” jelas Suarjaya.
Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menjenguk langsung tiga murid SD Imaculata Tabanan yang menjadi korban tertimpa senderan jebol di Museum Subak, Sanggulan. Bupati Eka berpesan agar anak-anak yang menjadi korban lekas sembuh dan keluarganya diberikan semangat agar tetap tabah. Bupati Eka berharap Pemerintah provinsi Bali yang sepenuhnya mengelola museum subak tergugah dengan adanya kejadian yang menimpa korban di museum subak. (nod)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan