Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sederan Museum Subak Roboh Timpa 3 Murid SD

Tabanan

Jumat, 27 September 2013, 22:02 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

BeritaBali.com, Tabanan. Senderan museum subak sanggulan, Kediri, Tabanan  setinggi 0,5 meter roboh menimpa 3 murid SD Imaculata Tabanan. Musibah yang terjadi sekitar pukul 09.00, Jumat (27/9) itu mengakibatkan ketiga murid mengalami luka parah.

Ketiga murid malang itu adalah Andi Sanjaya (6), Dyara Alysa Putri (7) dan Ida Ayu Indira Paramita (7). Andi Sanjaya mengalami luka robek pada punggung dan telapak kaki kanan, Dyara Alysa Putri mengalami patah tertutup kaki kanan  dan Ida Ayu Indira Paramita patah tertutup kaki kiri. Ketiganya kini masih menjalani perawatan medis di BRSUD Tabanan.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, musibah tersebut terjadi sekitar pukul 09.00  Wita. Saat itu tiga murid kelas 2  SD Imaculata Tabanan  tengah mengikuti kegiatan belajar tengah semester mengunjungi museum subak Sanggulan. Tak dinyana saat  ketiga murid malang itu yang sedang duduk di atas tembok setinggi 0,5 meter  diareal museum subak tiba-tiba terjatuh tertimpa senderan yang  roboh.

Kondisi itu membuat seluruh murid SD Imaculata yang mengunjungi museum subak Sanggulan panik. Selanjutnya tiga murid malang tersebut dilarikan ke BRSUD Tabanan untuk mendapatkan perawatan.

Kepala Sekolah SD Imaculata Suster Maria Domitila Prr saat ditemui mengatakan siswanya tengah  melakukan kegiatan tengah semester mengunjungi  Museum Subak, Sanggulan Kediri. Jumlah siswa yang berkunjung sebanyak 123 orang terdiri atas 45 orang kelas 2 dan 69 orang kelas 6. Tujuan mengunjungi museum subak  untuk diberikan penjelasan mengenai peratalan pertanian dan benda-benda yang berhubungan dengan subak di Bali.

"Mereka ke sana ada kegiatan tengah semester. Tiga murid kami mengalami kecelakaan tertimpa tembok. Kegitanya masih duduk di kelas 2," jelas Suster Domitila.

Sementara itu Humas BRSUD Tabanan, Made Suarjaya membenarkan telah menerima tiga pasien korban tertimpa tembok dari SD Imaculata Tabanan. Suarjaya mengatakan ketiga murid SD yang kini duduk di kelas 2 SD Imaculata tiba di BRSUD Tabanan sekitar pukul 09.30 Wita. Mereka langsung ditangani oleh tim medis rumah sakit di UGD Tabanan.

”Dua korban mengalami patah kaki, sedangkan satunya lagi mengalami luka robek pada punggung dan telapak kaki kanan,” jelas Suarjaya.

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti  menjenguk langsung tiga murid SD Imaculata Tabanan yang menjadi korban tertimpa senderan jebol di Museum Subak, Sanggulan. Bupati Eka berpesan agar anak-anak yang menjadi korban lekas sembuh dan keluarganya diberikan semangat agar tetap tabah. Bupati Eka berharap Pemerintah provinsi Bali yang sepenuhnya mengelola museum subak tergugah dengan adanya kejadian yang menimpa korban di museum subak. (nod)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami