Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 12 Mei 2026
Diduga Dianiaya, Tahanan Narkoba Dirawat di RSU
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Singaraja. Pengamanan di LP kelas II B singaraja nampaknya perlu dipertanyakan. Pasalnya, salah seorang warga binaan Aris Ardiana (24) yang terjerat kasus narkoba harus dirawat secara intensif di RSU Buleleng lantaran dalam perut ditemukan benda metal berupa Paku dan isi staples.
Pihak Dokter juga sudah memberikan pencahar perut, sehingga benda metal tersebut bisa dikeluarkan secara alami. Namun dari pengakuan Aris Ardiana yang merupakan tahanan titipan Kejaksaan Negeri Singaraja, dirinya mengaku tidak pernah menelan paku dan isi staples.
Dari pengakuannya, dirinya sempat dipaksa mengunakan narkoba dan dianiaya oleh teman napi penghuni ruang 18 khusus narkoba lapas kelas II B Singaraja. “saya dipukuli karena tidak menurut mengunakan narkoba sekitar satu gram, saya tidak tahu kok bisa ada paku dan isi steples karena saya dalam keaddan pingsan, siapa yang masukin saya tidak tahu, saya juga dipukuli disana,” ujarnya.
Pengakuan korban Aris Ardiana dibantah Kelapa LP Kelas IIB Singaraja, Heru Prasetyo yang menyebutkan, sebelumnya korban juga sempat mengeluh merasa tidak nyaman di LP. “warga binaan titipan itu sempat mengeluh kepada petugas lapas terkait dengan perlakuan sesama warga binaan satu ruang, namun dari hasil penyelidikan tidak ada yang mengakui memukul korban dan aris ardiana sempat meminta untuk dikembalikan di Polres Buleleng atau dilakukan rehabilitasi lantaran ketidak nyamanan yang bersangkutan di Lapas Singaraja,” paparnya seperti yang dilansir bulelengroundup.com.
Sementara, terkait dengan dugaan adanya narkoba dan juga penganiayaan di dalam lapas Singaraja, pihak lapas menurut Heru Prasetyo sudah memanggil KPLP untuk dimintai keterangan. Diakuinya, selama ini Pihak keamanan lapas Singaraja telah melakukan pengawasan secara ketat terhadap kebedaraan narkoba maupun senjata tajam dengan melakukan penggeledahan.
Dua warga binaan di LP Kelas II B singaraja dirawat secara intensif di RSU Buleleng. I gusti ngurah arya wangsa warga binaan yang terjerat kasus narkoba akhirnya meninggal lantaran mengidap chirosis hepatis atau penyakit hati atau yang dikenal dengan lever. Sementara warga binaan lainnya yakni Aris Ardiana hingga senin siang masih menjalani perawatan lantaran dalam perut ditemukan benda metal berupa paku dan isi steples. (bbn/tha)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1123 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 887 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 709 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 658 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik