Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Diduga Dianiaya, Tahanan Narkoba Dirawat di RSU

Singaraja

Senin, 25 November 2013, 19:23 WITA Follow
Beritabali.com

bulelengroundup.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Beritabali.com, Singaraja. Pengamanan di LP kelas II B singaraja nampaknya perlu dipertanyakan. Pasalnya, salah seorang warga binaan Aris Ardiana (24) yang terjerat kasus narkoba harus dirawat secara intensif di RSU Buleleng lantaran dalam perut ditemukan benda metal berupa Paku dan isi staples.

Pihak Dokter juga sudah memberikan pencahar perut, sehingga benda metal tersebut bisa dikeluarkan secara alami. Namun dari pengakuan Aris Ardiana yang merupakan tahanan titipan Kejaksaan Negeri Singaraja, dirinya mengaku tidak pernah menelan paku dan isi staples.

Dari pengakuannya, dirinya sempat dipaksa mengunakan narkoba dan dianiaya oleh teman napi penghuni ruang 18 khusus narkoba lapas kelas II B Singaraja. “saya dipukuli karena tidak menurut mengunakan narkoba sekitar satu gram, saya tidak tahu kok bisa ada paku dan isi steples karena saya dalam keaddan pingsan, siapa yang masukin saya tidak tahu, saya juga dipukuli disana,” ujarnya.

Pengakuan korban Aris Ardiana dibantah Kelapa LP Kelas IIB Singaraja, Heru Prasetyo yang menyebutkan, sebelumnya korban juga sempat mengeluh merasa tidak nyaman di LP. “warga binaan titipan itu sempat mengeluh kepada petugas lapas terkait dengan perlakuan sesama warga binaan satu ruang, namun dari hasil penyelidikan tidak ada yang mengakui memukul korban dan aris ardiana sempat meminta untuk dikembalikan di Polres Buleleng atau dilakukan rehabilitasi lantaran ketidak nyamanan yang bersangkutan di Lapas Singaraja,” paparnya seperti yang dilansir bulelengroundup.com.

Sementara, terkait dengan dugaan adanya narkoba dan juga penganiayaan di dalam lapas Singaraja, pihak lapas menurut Heru Prasetyo sudah memanggil KPLP untuk dimintai keterangan. Diakuinya, selama ini Pihak keamanan lapas Singaraja telah melakukan pengawasan secara ketat terhadap kebedaraan narkoba maupun senjata tajam dengan melakukan penggeledahan.

Dua warga binaan di LP Kelas II B singaraja dirawat secara intensif di RSU Buleleng. I gusti ngurah arya wangsa warga binaan yang terjerat kasus narkoba akhirnya meninggal lantaran mengidap chirosis hepatis atau penyakit hati atau yang dikenal dengan lever. Sementara warga binaan lainnya yakni Aris Ardiana hingga senin siang masih menjalani perawatan lantaran dalam perut ditemukan benda metal berupa paku dan isi steples. (bbn/tha)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami