Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




STMIK Primakara dan Ortu Mahasiswa Berkolaborasi Cetak Generasi Emas Indonesia

Denpasar

Sabtu, 21 Desember 2013, 20:36 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. STMIK Primakara Denpasar bersama orang tua/wali Mahasiswa bergandengan bersama untuk melahirkan golden generation.  Untuk itu, orang tua/wali Mahasiswa diharapkan turut aktif menjadikan putra dan putri mereka menjadi salah satu orang yang mendorong kebangkitan Indonesia.

Untuk mewujudkan hal itu, STMIK Primakara pada Sabtu, 21 Desember 2013 mengadakan pertemuan orang tua/wali Mahasiswa 2013 di Aula STMIK Primakara Denpasar. Acara yang dihadiri oleh jajaran Manajemen, Yayasan, Perwakilan Dunia Industri ini menghadirkan I Made Artana (Pendiri STMIK Primakara dan Ketua Yayasan Primakara).

I Made Artana dalam sambutannya menyampaikan sejarah berdirinya STMIK Primakara yang berawal dari kebutuhan dan cita-cita. Untuk itu, sesuai dengan panggilan jiwa, Made Artana membangun Bali lewat jalur pendidikan melalui STMIK Primakara yang terkenal sebagai Technopreneurship Campus.

"Sebagai seorang technopreneur di Bali, saya bersama rekan pengusaha IT lainnya sangat membutuhkan dan merindukan sarjana komputer yang benar-benar berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja," kata Made Artana dihadapan orang tua/wali Mahasiswa 2013 STMIK Primakara Denpasar, Sabtu, 21 Desember 2013.

Sementara itu, Direktur STMIK Primakara I Putu Agus Swastika, M.Kom menambahkan bahwa orang tua/wali Mahasiswa STMIK Primakara hendaknya bangga karena anaknya bisa kuliah di STMIK Primakara karena yang dikenal sebagai technopreneurship campus itu memiliki tiga pilar utama, yaitu Global, Creative dan Specialist.

Menurut pria yang akrab disapa Guslong itu bahwa kuliah di bidang IT saat ini sangat diminati dan akan terus berlanjut hingga beberapa dasawarsa kedepan. Dengan perkembangan di bidang IT yang sangat pesat sehingga prospek karir di bidang IT juga sangat terbuka lebar.

"Bukan hanya di dalam negeri, tapi juga di luar negeri. Apalagi dengan akan segera diberlakukannya Asean Economic Communnity (AEC) pada tahun 2015, berkarir global menjadi sebuah peluang dan sekaligus ancaman bagi yang tidak mempersiapkan diri,"jelasnya.

Untuk dapat bersaing dalam karir global, Agus Swastika memaparkan STMIK Primakara bekerjasama dengan Hobart Technology Australia untuk menjalankan kurikulum internasional dengan standar AQF (Australian Qualification Framework) yang juga sejalan dengan KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia). "Dengan kerjasama ini, Lulusan STMIK Primakara akan memiliki sertifikat AQF, sehingga kualifikasi lulusan STMIK Primakara dapat diakui secara internasional," imbuhnya.

Lebih jauh, Agus Swastika mengaku STMIK Primakara yang berlokasi di Jalan Tukad Badung 135, Renon Denpasar, Bali itu tidak hanya mempersiapkan mahasiswanya untuk menjadi pencari kerja, tetapi juga sebagai pencipta lapangan kerja, menjadi seorang Technopreneur atau pengusaha yang memanfaatkan kemajuan teknologi.

"Salah satu upaya nyata yang telah dilakukan adalah dengan membangun Inkubator Bisnis sebagai tempat belajar bisnis bagi mahasiswa, sekaligus mahasiswa dapat mulai menjalankan bisnis yang real di kampus," tegasnya.

Dalam pembekalan bagi orang tua/wali mahasiswa itu juga dijelaskan pemanfaatan media teknologi untuk memantau perkembangan putra-putrinya selama menempuh pendidikan di STMIK Primakara. "Dengan SIP (Sistem Informasi Primakara) maka orang tua/wali bisa mengecek absensi, pembayaran dan nilai dari putra-putrinya melalui SMS," terangnya.

Indonesia dalam beberapa tahun ke depan akan menjadi salah satu kekuatan besar ekonomi dunia. Untuk itu, Agus Swastika berharap generasi emas Indonesia mempersiapkan diri untuk menjadi bagian dari kegemilangan Indonesia di masa yang akan datang. STMIK Primakara dengan bangga menyambut para Generasi Emas Indonesia. (dws)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami