Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 6 Mei 2026
Kisruh GWK, Pemerintah Bali Diminta Selektif Terhadap Investor
Selasa, 20 Oktober 2015,
20:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kisruh antara Alam Sutera selaku pengelola kawasan wisata GWK dengan pemilik Plaza Amata hingga kini tak kunjung beres. Pemerintah Bali diminta segera menyelesaikan masalah ini agar tidak mengganggu pariwisata Bali.
Hal ini disampaikan salah satu pemilik toko di pertokoan Plaza Amata, Hendra Dinata, saat ditemui di Denpasar, Selasa 20 Oktober 2015.
Pria yang akrab disapa Sinyo ini mengaku lebih banyak mengalah di tengah permasalahan yang dihadapinya dan tidak mau ribut agar pariwisata di Bali tetap jalan dengan baik. Belajar dari kasus yang dialaminya, ia berharap pemerintah Bali menyeleksi investor yang datang ke Bali.
"Kita hanya mau berdamai. Pemerintah harus selektif terhadap investor, jangan hit and run dan harus berkontribusi untuk Bali, jangan sampai dibodoh-bodohi oleh investor yang jahat. Ini kenyataan terjadi itu faktanya. Seperti masalah GWK sederhana, Alam Sutera nunggu Plaza Amata tergeletak dan menyerah. Namun kita sampai matipun siap dan tidak akan mundur menghadapi persoalan ini sampai selesai. Saya membela banyak orang tidak masalah bagi saya jika investasi saya itu hilang, saya masih bisa hidup," tuturnya.
Sinyo menegaskan selama 13 tahun pertokoan Plasa Amata tidak bisa beroperasi akibat masalah yang dihadapinya bersama ratusan pemilik toko lainnya. Bahkan, untuk mengadukan ketidakadilan yang dialaminya bersama rekannya, mereka sudah mengadu dan sempat bertemu Wakil Gubernur Bali, Sudikerta yang memfasilitasi masalahnya, namun hingga kini belum bisa diselesaikan.
"Sebetulnya tidak ada Edy Sukamto tidak ada masalah karena masalah ini sangat simple saja. Kami ingin investor alam sutera duduk bareng. Ada apa edy sukamto dengan alam sutera ini tidak berani datang," pungkasnya.[bbn/dws]
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 533 Kali
02
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 412 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 412 Kali
04
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 404 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026