Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Polres Buleleng Bangun Sumur Bor, 80 KK Gerokgak Kini Nikmati Air Bersih

Rabu, 1 Juli 2026, 08:18 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Polres Buleleng Bangun Sumur Bor, 80 KK Gerokgak Kini Nikmati Air Bersih.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Sebanyak 80 kepala keluarga (KK) di Banjar Dinas Gerokgak, Desa Gerokgak, Kecamatan Gerokgak, kini dapat menikmati akses air bersih setelah Polres Buleleng membangun sebuah sumur bor di kawasan tersebut. Fasilitas ini menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini kerap mengalami kesulitan memperoleh air bersih saat musim kemarau.

Pembangunan sumur bor tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Buleleng membantu masyarakat menghadapi potensi krisis air sekaligus menjadi rangkaian kegiatan memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman menjelaskan, pembangunan sumur bor dilakukan setelah pihaknya menemukan masih adanya warga yang mengalami keterbatasan akses air bersih.

"Kami berinisiatif membantu masyarakat di daerah yang mengalami kesulitan air bersih. Kebetulan kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80," ujarnya Selasa (30/6).

Berdasarkan hasil pemantauan, sebelum adanya sumur bor, sebagian besar warga hanya mengandalkan sumur pribadi dengan debit air yang tidak stabil. Bahkan, sejumlah warga harus membeli air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ketika sumber air mengering.

"Ada yang memiliki sumur sendiri, tetapi airnya sering tidak keluar. Ada juga yang harus membeli air. Karena itu kami melihat wilayah ini memang membutuhkan bantuan," katanya.

Kini, air dari sumur bor tersebut telah dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Tidak hanya itu, kelebihan debit air juga dialirkan menuju saluran subak sehingga dapat membantu pengairan lahan pertanian milik warga setempat.

"Airnya sudah dimanfaatkan masyarakat. Sisanya kami alirkan ke subak agar bisa digunakan untuk mengairi sawah," jelasnya.

Pengelolaan sumur bor selanjutnya akan dilakukan oleh masyarakat setempat. Lokasinya yang berada di samping pos kamling juga diharapkan dapat menghidupkan kembali kegiatan ronda malam sehingga keamanan lingkungan semakin terjaga.

"Harapannya masyarakat merasakan manfaat keberadaan Polri, sekaligus bersama-sama menjaga keamanan lingkungan masing-masing," ucap AKBP Ruzi.

Pembangunan sumur bor ini menghabiskan anggaran sekitar Rp15 juta. Selain didukung Polres Buleleng, proses pembangunannya juga melibatkan swadaya masyarakat sebagai bentuk gotong royong dalam menghadirkan solusi atas persoalan air bersih.

AKBP Ruzi mengungkapkan, Polres Buleleng juga telah menerima sejumlah usulan pembangunan sumur bor dari beberapa wilayah lain yang mengalami persoalan serupa. Namun, setiap usulan akan melalui proses survei terlebih dahulu sebelum direalisasikan.

"Kami sudah menerima beberapa usulan. Nanti akan kami survei terlebih dahulu. Mudah-mudahan ke depan bisa berkolaborasi dengan berbagai pihak agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat," pungkasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami