Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Tarif Hotel Melambung Jelang Nataru
Senin, 26 Desember 2016,
10:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang merupakan "peak season", hotel-hotel di Bali diprediksi naik okupansi (tingkat hunian hotel)nya hingga 90 persen.
Seperti salah satu Hotel yang ada di ujung timur Pantai Kuta dan Sanur, yaitu Fave Hotel Tohpati, di Jalan WR Supratman, Denpasar Timur.
BACA JUGA:
Meski terletak jauh dari pusat pariwisata, hotel kelas dua yang mentargetkan tamu dari wisatawan China dan domestik ini, hotelnya telah penuh dibooking atau "fully book" hingga Tahun Baru 2017.
"Kalo kenaikan sih sebenarnya tidak begitu besar. Tapi untuk peak season seperti libur Tahun Baru semua hotel akan dikenakan surcharge atau penambahan harga untuk harga kamar," ujar Public Relation Officer Fave Hotel Tohpati Alfakilo Aziz, dikonfirmasi Sabtu (24/12).
Dijelaskan, seperti type standar dari tarif normal biasanya Rp450 ribu, naik Rp 200 ribu menjadi Rp650 ribu.
"Favehotel Tohpati marketnya domestic dan China. Tapi karena peak season dikenakan surcharge maka wisman China sedikit berkurang," ujarnya.
Meski kenaikan jumlah tamu tidak begitu besar, namun menurutnya sejak beberapa bulan ini okupansi di hotelnya lumayan tinggi.
"Dari segi pendapatan, hotel mendapatkan penambahan yang lumayan tinggi dari harga kamar dengan surcharge. Sekitar 20 persen lah okupansi kita naik di libur Nataru," katanya.
Seperti diketahui, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) Bali, Cok Ardhana Sukawati atau disapa Cok Ace belum lama ini mengatakan, jika musim liburan saat ini, merupakan musim high season bagi hotel-hotel di Bali. Diprediksi okupansi (tingkat hunian hotel) tembus ke angka 90 persen.
BACA JUGA:
Peningkatan kunjungan wisatawan menjelang Nataru ini terlihat dari semua pasar, baik pasar domestik maupun pasar wisatawan mancanegara (wisman).
"Per hari ini baru 70 %, nanti tahun baru, biasanya mulai tanggal 29 meningkat menjadi 85 sampe 90 %," ujarnya singkat dikonfirmasi Sabtu (24/12). [bbn/sd/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 542 Kali
02
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 434 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 417 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 413 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026