Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 12 Mei 2026
Tak Diberi Kasbon, Pria Ini Nekat Rampok Istri Polisi
Selasa, 28 Februari 2017,
00:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Peristiwa perampokan yang menimpa Dewi Cahyani Tyas (43), istri anggota Polsek Kuta Utara Aiptu Suroto, pada (23/2) malam, berhasil diungkap jajaran Polsek Abiansemal, Badung.
Pelakunya adalah Martono Adi Putra, sopir yang baru sehari bekerja di toko korban, ditangkap disebuah penginapan di seputaran Penarungan Mengwi Badung, pada Senin (27/2) siang. Tersangka asal NTB yang kaki kirinya ditembak petugas ini, merampok bersama pacarnya AR yang kini masih menjadi buronan polisi.
Menurut Kapolsek Abiansemal, Badung, Kompol I Nyoman Weca, kasus perampokan ini terjadi pada 23 Februari sekitar pukul 23.00 Wita di rumah korban, Dewi Cahyani Tyas di Banjar Latusari Desa Abiansemal, Badung.
Perampokan terjadi saat korban bersama anaknya di rumah, sedangkan suaminya sedang ke luar kota. Di halaman belakang rumah, Martono menghajar kepala korban dengan rantai besi, kayu dan payung. Berhasil melumpuhkan korbannya, pelaku kabur membawa perhiasan emas, HP dan uang tunai yang nilainya mencapai Rp 5,9 juta.
Akibat kejadian korban mengalami luka di bagian kepala dan kini masih dirawat di RSUD Mangusada Badung.
“Kejadian perampokan dilaporkan ke Polsek Abiansemal dan mengatakan perampok adalah Martono Adi Putra, anak buahnya yang baru bekerja sehari sebagai sopir toko milik korban di kawasan Terminal Ubung Denpasar,” jelas Kapolsek, Senin (27/2).
Setelah memeriksa saksi saksi, petugas Unit Reskrim Polsek Abiansemal Badung diback-up Tim Buser Polres Badung mengejar pelaku asal Dompu Nusa Tenggara Barat itu. Dalam waktu 3 jam, petugas akhirnya mendapati Martono di sebuah penginapan di seputaran daerah Penarungan Mengwi Badung.
Melihat petugas datang menyergap, Martono mencoba kabur melompat pagar. Walhasil, petugas terpaksa melumpuhkan kakinya dengan timah panas.
“Dia melawan saat ditangkap. Kami beri tembakan peringatan tapi tidak diindahkan. Anggota melumpuhkan kaki kirinya dengan timah panas,” ujar Kompol Weca.
Diterangkannya, motif perampokan ini diduga karena tersangka sakit hati meminta kasbon Rp 100 ribu, tapi diberikan Rp 50 ribu oleh korban.[bbn/spy/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1135 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 894 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 717 Kali
04
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 663 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026