Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Yusdi Diaz, Hilangkan Label "Katos" Warga Flobamora NTT
Senin, 19 Juni 2017,
12:54 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Ketua Ikatan Keluarga Besar Flobamora (Flores–Sumba–Timor–Alor) Bali, Yosep Yulius “Yusdi” Diaz, mengatakan, saat ini pihaknya tengah berupaya mengubah citra "katos" atau keras yang selama ini menempel pada warga asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Apalagi Pulau Bali dikenal sebagai destinasi wisata yang ramah terhadap para wisatawan.
"Saat ini kita sedang membentuk paradigma baru untuk Flobamora. Kita ingin hilangkan label "katos" atau keras, yang selama ini menempel pada warga NTT anggota Flobamora,"kata Yusdi, di Denpasar (17/6/2017).
[pilihan-redaksi]
Menurutnya, paradigma baru ini sangat diperlukan karena anggota Flobamora hidup dan mencari nafkah di Bali yang merupakan daerah pariwisata.
"Paradigma baru kita, datang ke Bali, dekati lingkungan dan adat istiadat setempat, hilangkan sifat kaku dan jauhi kekerasan. Perbanyak senyum ramah tamah, Bali kan daerah pariwisata, suasana aman, nyaman, dan tenteram di Bali kita ikut jaga,"ujarnya.
Yusdi mengatakan sudah menyampaikan hal ini kepada seluruh anggota Flobamora yang ada di Bali. Dan ini sudah didukung oleh perwakilan komunitas dari 22 kabupaten dan kota yang ada di Flobamora.
[pilihan-redaksi2]
Yusdi mengakui, label "katos" atau keras selama ini banyak disalahgunakan oleh oknum warga asal NTT di Bali untuk mencari keuntungan pribadi.
"Ada beberapa anak kecil yang induknya tidak jelas, dari kota mana, dan dari paguyuban mana, tidak jelas. Baru punya teman 15 sudah mengklaim dirinya untuk tujuan tertentu. Sementara kita sudah ada paguyubannya, ada payungnya yakni Flobamora Bali. Jangan sampai kepentingan pribadi ini digunakan untuk membentuk kelompok yang ujungnya untuk kepentingan Pilkada 2018 dan 2019 mendatang,"jelasnya.
Yusdi mengatakan akan melakukan penertiban jika ada oknum yang melakukan hal-hal tidak terpuji dengan mengatasnamakan Flobamora. Yusdi menyatakan akan melakukan penertiban dengan menerbitkan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan melibatkan Satgas Flobamora.
"Jika terkait harkat dan martabat pasti akan kita bantu. Tapi jika terkait kriminal, masalah perorangan, masalah narkoba, atau masalah percintaan, silakan itu urusan pribadi masing-masing, kita tidak akan bantu," tegasnya. [bbn/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2807 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1980 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026