Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 2 Mei 2026
Pekerja Kapal Pesiar Tewas Gantung Diri di Kamar
Minggu, 6 Agustus 2017,
19:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Diduga stress karena rumahnya disita bank dan mobilnya dijual, seorang pria I Gusti Ngurah Nopiana Putra (32), nekat gantung diri di rumah kosnya di Jalan Penyaringan II nomor 14 Sanur Kauh, kamar nomor 1, Denpasar Selatan, Minggu (6/8) siang.
Kematian pria yang bekerja di kapal pesiar ini disaksikan langsung oleh istrinya, Ni Komang Widiyastri Arisnawati (32). Saksi Arisnawati pertama kali melihat suaminya tergantung dengan menggunakan kain kamen batik yang diikat di ventilasi kamar mandi kamar kos, sekitar pukul 12.00 wita. Sebelumnya, pagi sekitar pukul 08.00 wita, saksi Arisnawati berencana pulang ke kampung halamannya.
“Namun dalam perjalanan, saksi istrinya merasa tidak enak hati dan kembali pulang ke rumah kosnya,” ujar sumber di lapangan, Minggu (6/8).
Firasat tidak enak hati itu benar adanya. Ketika pulang ke rumahnya, dia kaget dan berteriak histeris melihat suaminya tergantung di dalam kamar mandi. Teriakan korban membuat penghuni rumah kos berdatangan dan membantu saksi menurunkan tubuh I Gusti Ngurah Nopiana Putra yang sudah dalam keadaan lemas.
“Saksi menurunkan korban dibantu tetangga dengan memotong kain dengan pisau di dapur. Sempat diupayakan supaya bernafas tapi korban kondisi korban sudah lemas dan diperkirakan sudah tewas,” ungkap sumber yang enggan disebut namanya itu.
Aparat kepolisian Polsek Denpasar Selatan tiba di lokasi dan memeriksa saksi-saksi dan olah TKP. Kepada petugas, saksi Arisnawati membeberkan, selama ini memang banyak terjadi masalah di rumahnya, diantaranya rumahnya di Gianyar akan disita oleh Bank.
“Selain asset rumahnya di sita Bank, korban juga kehilangan 2 unit mobil yang di rent car,” ujar sumber lagi.
Bahkan, rencananya hari (minggu) ini, suaminya harus berada di Jakarta untuk persiapan berangkat bekerja di Kapal Pesiar untuk kelima kalinya. Namun karena kendala biaya korban tidak jadi berangkat dan dia sempat cekcok dengan istrinya (saksi).
“Pihak kepolisian sudah memeriksa sejumlah saksi untuk menyelidiki kematian korban yang diduga depresi. Saksi-saksi semuanya penghuni kos,” beber sumber.
Sementara aparat kepolisian tidak menemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban. Saat ditemukan korban sudah terlentang di lantai kamarnya dan petugas menemukan cairan sperma di celana, layaknya kasus bunuh diri. Selain itu, ditemukan memang akibat jeratan di leher dan korban lidah terjulur keluar.
Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Bangkit Dananjaya yang dikonformasi kasus gantung diri ini membenarkannya. Dia mengatakan tidak ada tanda tanda kekerasan dan ini murni gantung diri.[bbn/spy/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 217 Kali
02
03
04
05
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 158 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026