Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 13 Mei 2026
Perhari Badung Hasilkan 210 Ton Sampah
Rabu, 20 September 2017,
12:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Badung, Drs. I Putu Eka Merthawan belum lama ini di Puspem Badung menyampaikan, dalam perhari total jumlah sampah yang diangkut sebanyak 210 ton. Agar mampu mengangkut jumlah sampah sebanyak itu dalam sehari maka, sebanyak 700 orang tim penyapu dengan 39 unit mobil truk sampah telah disiapkan. Semua dilakukan guna mengujudkan Badung yang bersih, hijau, dan berbunga.
"Sebanyak 210 ton sampah dalam sehari telah mampu kami angkut dengan hampir 20 ton baru mampu kami olah setiap harinya. Penyiapan tenaga yang diturunkan hampir sebanyak 700 orang tim penyapu dan dibantu sebanyak 39 unit truk mobil sampah dari pihak swasta diangkut mulai pagi sampai malam," jelasnya.
[pilihan-redaksi]
Dilanjutkan, semua dilakukan guna menuju Beatiful Badung yang bersih, hijau dan berbunga.
"Semua dilakukan dengan maksimal agar kawasan khususnya di daerah Badung, tetap bersih, hijau dan berbunga," ujarnya.
Untuk tetap mewujudkan Badung yang bersih, hijau dan berbunga terkait penerapan sangsi bagi pembuang sampah juga sudah ada Perda Kabupaten Badung No. 27 tahun 2016 yakni denda Rp5 juta dengan 3 bulan kurungan.
"Untuk sangsi sebenarnya kami telah memiliki Perda Kabupaten Badung No 27 tahun 2016 sudah jelas menyatakan sangsinya denda Rp 5 juta dengan 3 bulan kurungan bagi yang membuang sampah disembarang tempat," ucapnya.
Menurut Merthawan, lebih suka menggunakan pola persuasif sebab jika sangsi sifatnya temporer. Kata dia, sangsi memang meberikan efek jera, tetapi, akan berdampak sangat kecil terhadap sampah yang lain karena sampah tersebut hampir ada setiap hari.
Menurutnya, efek jera hanya buat satu dan dua orang saja jika. Dirinya lebih mendukung adanya usaha untuk mencari langsung sumber masalahnya.
"Hasilnya mungkin akan lebih bagus ketimbang yang dipaksakan dengan pola membangun sitem memperbanyak komunitas tentu akan dapat membangun manset masyarakat," pungkasnya. [bpc/aga]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1211 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 943 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 774 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 703 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026