Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Sapi Peternak Buleleng Dibeli Presiden Prabowo Rp162 Juta untuk Kurban
BERITABALI.COM, BULELENG.
Peternak asal Desa Petandakan, Kecamatan Buleleng, Ketut Sukata kembali mendapat kehormatan setelah sapi Bali miliknya dibeli Presiden RI Prabowo Subianto untuk kebutuhan kurban Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah tahun 2026.
Sapi Bali jantan dengan bobot mencapai 868 kilogram itu dibeli dengan harga Rp162,4 juta setelah lolos proses seleksi kesehatan dan kelayakan.
Saat dikonfirmasi pada Rabu (13/5/2026), Sukata mengaku mendapat kabar langsung dari pihak Istana setelah sapinya masuk kandidat hewan kurban Presiden.
“Awalnya dilihat dulu oleh Dinas Pertanian Buleleng. Dicek kesehatannya, lalu masuk kandidat sapi kurban. Hari Jumat saya dihubungi pihak Istana, sudah deal. Tanggal 19 Mei saya diminta ke Denpasar untuk proses administrasi,” ujar Sukata.
Sukata mengaku bangga sekaligus terharu karena ini menjadi kali ketiga sapi peliharaannya dipilih untuk kurban Presiden. Ia menyebut pembelian pertama terjadi saat masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.
“Senang sekali, sekaligus terharu karena jadi langganan Istana. Pertama kali dulu zaman Jokowi, sekarang sapi saya kembali dibeli,” katanya.
Menurut Sukata, sapi tersebut awalnya dibeli dari peternak asal Desa Penglatan, Kecamatan Buleleng saat masih berusia enam bulan pada Desember 2022 dengan harga Rp11 juta.
Selama hampir empat tahun, sapi itu dirawat secara intensif dengan pakan rumput, dedak, vitamin, dan perawatan rutin untuk menjaga kesehatan serta pertumbuhan bobot tubuhnya.
“Dulu beratnya belum sampai 100 kilogram, sekarang sudah 868 kilogram,” ungkapnya.
Saat ini Sukata masih memelihara empat ekor sapi di kandangnya. Rencananya, sapi kurban milik Presiden Prabowo tersebut akan dikirim ke wilayah Tegalinggah untuk pelaksanaan kurban Iduladha tahun ini.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun