Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 20 Oktober 2026
Hendak Refreshing, 2 Siswi SMK Malah Tewas di Air Terjun Tembok Barak
Senin, 11 Desember 2017,
18:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
2 orang siswi SMK Kesehatan Widarba Bali, senin pagi (11/12) tewas tenggelam di air terjun Tembok Barak, Sambangan, Buleleng. Kedua orang siswi tersebut ditemukan dua jam setelah tenggelam dalam keadaan sudah meninggal dunia. Evakuasi korban oleh kelompok sadar wisata (darwis) Tunjung Mekar berlangsung cukup dramatis.
Kedua siswi yang tewas tenggelam tersebut bernama Devi Cahyani (16 tahun) serta Kadek Dwi Asmarani (17 tahun).
Kedua siswi tersebut awalnya berangkat bersama 20 orang temannya bersama empat orang guru pendamping untuk melakukan "tracking" ke wisata air terjun Tembok Barak, Sambangan.
Saat tiba di lokasi kejadian, para siswi tersebut diduga hendak mandi di air terjun. Namun naas, dua orang siswi tenggelam saat itu.
Teman-teman korban yang berada di lokasi berteriak histeris karena dua temannya tersebut tidak bisa diselamatkan dan tenggelam ke dasar kolam air terjun yang berair deras.
Mendengar kabar adanya orang tenggelam, kelompok masyarakat sadar wisata (darwis) dari Tunjung Mekar Sambangan berusaha menolong dengan menerjunkan sepuluh orang relawan untuk melakukan penyelaman ke air terjun dengan debit air yang cukup deras.
Sepuluh orang penyelamat tersebut dibagi menjadi dua tim untuk menyelamatkan dua tubuh korban yang berada di dasar kolam air terjun sedalam lima meter.
Proses evakuasi berjalan cukup sulit. Berselang dua jam, akhirnya satu per satu korban berhasil dievakuasi oleh tim penyelamat dalam kondisi sudah tak bernyawa.
Kedua jenasah kemudian dibawa ke ruang jenasah RSUD Buleleng untuk proses visum dari tim dokter.
Salah satu guru pendamping mengaku jika para siswa tersebut sedang mengisi jadwal jeda semester dan melakukan wisata alam atau tracking di lokasi kejadian.
"Pada saat itu para guru pendamping sudah memberitahu kepada siswa agar jangan dulu terjun ke kolam air terjun untuk mandi, namun beberapa siswa telah terjun ke kolam air terjun tersebut, dan tiba-tiba saja sudah ada siswa yang minta tolong karena rekannya tenggelam," ujar
Putu Supartini, salah satu guru pendamping.
Hingga kini pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini. Beberapa orang saksi telah dimintai keterangan terkait tewasnya dua siswi SMK ini.[bbn/wis/psk]
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4495 Kali
02
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2116 Kali
03
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2050 Kali
04
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1649 Kali
05
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1497 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026