Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Wujud Sukacita Hasil Panen, Desa Duda Utara, Karangasem Gelar Tradisi Ngelawang

Kamis, 15 Februari 2018, 01:54 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Karangasem – Sebagai wujud rasa sukacita atas hasil panen, desa pekraman Geriana Kangin, Desa Duda Utara Kecamatan Selat, kabupaten Karangasem menggelar tradisi Ngelawang pada Rabu (14/2) kemarin.


Tradisi yang dilakukan setiap setahun sekali pada Sasih Kesanga ini ditandai dengan iring-iringan para pemuda setempat mengelilingi desa dengan membawa ‘ucur’ atau obor disertai alunan gambelan kulkul atau kentongan.

Sedikitnya terdapat 70 orang pemuda terlibat dalam prosesi tersebut. Uniknya, suara tabuh yang dihasilkan merupakan hasil kreatif antara kolaborasi bunyi kulkul dengan gambelan beleganjur seperti kendang, ceng - ceng dan gong.


Menurut Jero Mangku Diatmika, selaku Kubayan Desa Pakraman Geriana Kangin, tradisi Ngelawang dipercayai sangat erat kaitannya dengan hasil bumi. Jika dilihat dari sudut pandang sekala, kata dia tradisi tersebut memiliki makna sebagai doa kepada Tuhan agar hasil panen berikutnya lebih baik dari sebelumnya.

Simbol dari suara kentongan yang digunakan mempunyai arti agar sari bunga pada pohon buah - buahan bisa jatuh menimpa bakal buah. Sehingga, hasil yang diharapkan bunga tumbuh menjadi buah. 

Sementara jika dilihat secara niskala, tradisi ini merupakan ungkapan rasa sukacita atas segala berkah yang sudah dianugrahi oleh Tuhan. Selain itu, suara kentongan juga diyakini mampu menetralisir kekuatan negatif di lingkungan desa supaya terhindar dari bencana.

Terlepas dari maknanya, ritual ini adalah upaya untuk melestarikan warisan tradisi dari para leluhur sekaligus mewadahi generasi muda dalam kegiatan yang positif di desa pakraman Geriana Kangin.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami