Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 27 September 2026
Bupati Artha Ajak Umat Sucikan Hati Saat Nyepi
Kamis, 15 Maret 2018,
08:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com.Jembrana.Hari Raya Nyepi merupakan hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap tahun baru saka, yang pada tahun ini ( tahun baru caka 1940) jatuh pada tanggal 17 Maret 2018. Nyepi mengandung arti sepi atau sunyi, dan dirayakan setiap tahun, merupakan hari penyucian untuk alam semesta beserta isinya. Pada saat Nyepi kita diwajibkan menjalankan Catur Bratha Penyepian yaitu Amati Geni,tidak boleh menggunakan atau menyalakan api, Amati Karya, tidak boleh bekerja, Amati Lelungan, tidak berpergian serta Amati Lelanguan tidak melakukan suatu hiburan/hura-hura.
[pilihan-redaksi]
Bupati Artha mengajak umat Hindu untuk sama – sama menjalankan catur bratha penyepian guna meningkatkan sradha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa. Menurutnya, tujuannya adalah bentuk penguasaan diri menuju kesucian hidup. Sebuah dialog spiritual yang dilakukan agar kehidupan ini selalu seimbang, sejahtera, dan damai. “Melalui Hari raya Nyepi kita belajar menyucikan hati, bisa meredam sifat amarah, benci, dan serakah, dan kembali menemukan hakikat jatidiri. Serta merenungkan apa yang telah dilakukan sebagai upaya memperbaiki kualitas kehidupan di masa depan,” ungkap Artha
Bupati Artha mengajak umat Hindu untuk sama – sama menjalankan catur bratha penyepian guna meningkatkan sradha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa. Menurutnya, tujuannya adalah bentuk penguasaan diri menuju kesucian hidup. Sebuah dialog spiritual yang dilakukan agar kehidupan ini selalu seimbang, sejahtera, dan damai. “Melalui Hari raya Nyepi kita belajar menyucikan hati, bisa meredam sifat amarah, benci, dan serakah, dan kembali menemukan hakikat jatidiri. Serta merenungkan apa yang telah dilakukan sebagai upaya memperbaiki kualitas kehidupan di masa depan,” ungkap Artha
Dia juga menyoroti jatuhnya hari raya Nyepi tahun ini yang bersamaan dengan hari Saraswati. Hal itu, kata dia perlu diatur agar kedua hari suci yang berbeda suasana itu dapat berjalan sesuai filsafat yang terkandung didalamnya. “Niwrtti Kadharma (spiritualitas) untuk hari raya Nyepi, sementara hari saraswati (prawertti kadharma), atau bersifat ritual. Hal ini juga merupakan anugrah nan istimewa bagi kita umat Hindu,”sebut Artha.
Sementara Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan mengatakan Hari Raya Nyepi tahun ini penting untuk menyucikan hati, pikiran, dan tindakan agar dijauhkan dari rasa saling membenci. Secara khusus kepada anak muda atau yang biasa disebut generasi milenial, Ia meminta untuk memaknai perayaan Nyepi ini secara bijak.
[pilihan-redaksi2]
Kembang berharap momen Hari Raya Nyepi kali ini dapat menyadarkan bahwa setiap umat manusia adalah bersaudara. "Tidak boleh saling menyakiti satu sama lain karena kita bersaudara sehingga harus mewujudkan toleransi. Termasuk dalam hal penggunaan media sosial. Agar menjauhkan diri dari perilaku saling menghujat, terlebih menyebarkan berita hoax yang tak teruji kebenarannya ," himbaunya.
Kembang berharap momen Hari Raya Nyepi kali ini dapat menyadarkan bahwa setiap umat manusia adalah bersaudara. "Tidak boleh saling menyakiti satu sama lain karena kita bersaudara sehingga harus mewujudkan toleransi. Termasuk dalam hal penggunaan media sosial. Agar menjauhkan diri dari perilaku saling menghujat, terlebih menyebarkan berita hoax yang tak teruji kebenarannya ," himbaunya.
Rangkaian Pelaksanaan Nyepi di Kabupaten Jembrana sendiri diawali dengan prosesi melasti ke pura segara masing-masing (14/3), upacara tawur agung yang dipusatkan diperempatan surapati (catus pata) didepan kantor Bupati Jembrana (16/3 ), serta sore harinya akan dilanjutkan dengan parade ogoh-ogoh dengan melibatkan hasil karya sekehe teruna se-Jembrana setelah melalui penilaian /seleksi panitia sebelumnya.(bbn/Jim/adv/rob)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8480 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5829 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3654 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2483 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026