Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 20 September 2026
Karantina Denpasar Gagalkan Penyelundupan Benih Sayuran Berbahaya dari Tiongkok
Rabu, 28 Maret 2018,
00:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com.Denpasar, Petugas Karantina Denpasar dan Bea dan Cukai Bandara I Gusti Ngurah Rai, menggagalkan penyelundupan benih sayuran yang memiliki bakteri berbahaya dari Tiongkok ke Bali. Benih sayuran yang diamankan itu seberat 13,5 kg, terdiri dari 23 sachet benih sawi seberat 500 gr, 2 sachet benih pokcay seberat 400 gr dan 4 sachet benih seledri seberat 300 gram.
[pilihan-redaksi]
Dalam keterangan resminya, Kepala Seksi Karantina Tumbuhan dan Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Denpasar Irsan Nurhantoro, mengatakan, benih sayuran itu terpaksa diamankan karena tidak dilengkapi SIP Mentan dan Phytosanitari Certificate dari Tiongkok.
Dalam keterangan resminya, Kepala Seksi Karantina Tumbuhan dan Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Denpasar Irsan Nurhantoro, mengatakan, benih sayuran itu terpaksa diamankan karena tidak dilengkapi SIP Mentan dan Phytosanitari Certificate dari Tiongkok.
"Kami sudah amankan benih sayuran illegal itu. Untuk penumpang yang membawa benih kami bina agar tidak mengulangi perbuatannya," bebernya kemarin (27/3) kemarin.
Irsan Nurhantoro menerangkan, beraneka jenis benih sayuran yang diamankan tersebut yakni benih sawi, benih pokcay, benih seledri yang berpotensi membawa organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK). Pasalnya, benih tersebut berasal dari daerah yang belum diketahui riwayat kesehatan tanamannya. "Kemungkinan benih tersebut bisa terpapar 3 jenis virus tanaman, 6 bakteri tanaman, 4 cendawan dan 3 jenis biji gulma," bebernya.
[pilihan-redaksi2]
Diungkapkannya, bakteri dan virus yang dibawa benih tersebut mampu menyerang lebih dari 25 species tanaman dalam famili Brassicaceae (suku sawi-sawian). “Benih ini sangat berbahaya bila ditanam di lahan sawah di Bali. Bayangkan saja berapa hektar sawah yang bisa hancur jika benar benih ini membawa OPTK," kata Irsan Nurhantoro, seraya menambahkan bila benih ini rentan menyebarkan penyakit bagi lahan pertanian lainnya.
Diungkapkannya, bakteri dan virus yang dibawa benih tersebut mampu menyerang lebih dari 25 species tanaman dalam famili Brassicaceae (suku sawi-sawian). “Benih ini sangat berbahaya bila ditanam di lahan sawah di Bali. Bayangkan saja berapa hektar sawah yang bisa hancur jika benar benih ini membawa OPTK," kata Irsan Nurhantoro, seraya menambahkan bila benih ini rentan menyebarkan penyakit bagi lahan pertanian lainnya.
Irsan mengatakan, menurut keterangan si pembawa benih mengaku tidak paham aturan pemasukan benih dari luar negeri ke Bali. "Jadi, setiap benih yang masuk dan dibawa mempunyai potensi besar dalam penyebaran OPTK dilahan pertanian, itu sebabnya kami sangat ketat dalam menerapkan pemeriksaan," ujarnya sembari mengatakan segera akan memusnahkan benih tersebut sehingga tidak mengancam pertanian di Bali. (bbn/Spy/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7907 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5636 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3533 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2389 Kali
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026