Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 6 Agustus 2026
Dikoperindag Jembrana Temukan Cacing pada Makarel Impor
Selasa, 10 April 2018,
09:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com.Jembrana, Menindaklanjuti polemik makanan ikan kalengan yang mengandung cacing, Pemkab Jembrana di bawah Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, mengadakan pengawasan dengan turun ke sejumlah toko maupun supermarket.
[pilihan-redaksi]
Hal ini guna menindaklanjuti himbauan dari BPPOM RI untuk mengecek langsung toko, atau swalayan yang menjual ikan dalam kaleng (sarden) serta bahan bakunya dari makarel serta memastikan apakah mereknya sudah terdaftar di BPPOM .
Hal ini guna menindaklanjuti himbauan dari BPPOM RI untuk mengecek langsung toko, atau swalayan yang menjual ikan dalam kaleng (sarden) serta bahan bakunya dari makarel serta memastikan apakah mereknya sudah terdaftar di BPPOM .
Untuk memastikan dugaan tersebut, beberapa produk itu dibeli dan dijadikan sampel untuk dicek laboratorium BPPOM Provinsi Bali di Denpasar. Hasilnya dari delapan sampel yang dibawa, empat produk positif mengandung cacing. Seluruhnya merupakan jenis makarel yang berbahan baku impor.
Sedangkan pada produk sarden hasilnya negatif sehingga aman dikonsumsi. Hal itu diungkapkan Kadis Koperindag Jembrana Made Gede Budhiarta,senin (9/4) di Negara.
Langkah selanjutnya dari Dinas Koperindag Jembrana menurut Budiartha yakni menghimbau toko-toko yang menjual untuk menarik dari peredaran serta tidak menjual lagi produk yang berbahan makarel. Himabauan pelarangan berlaku sementara sambil menunggu arahan dari pemerintah pusat.
"Dalam memberikan perlindungan kepada konsumen, dihimbau untuk lebih cermat dan hati–hati dalam membeli produk pangan. Selalu cek dalam membeli berpedoman pada prinsip KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar dan Kadaluarsa). Selain itu pastikan kemasannya dalam kondisi utuh dan membaca informasi pada label, pastikan memiliki izin edar dari BPPOM RI, pastikan memiliki ijin edar serta tidak melewati masa kadaluarsa," ungkapnya.
[pilihan-redaksi2]
Selama ini Dinas Koperindag Jembrana telah aktif melakukan upaya perlindungan konsumen dengan pembinaan ke sejumlah toko/warung serta melakukan pengawasan minuman beralkohol. Pembinaan itu dilakukan bagi semua pedagang yang dalam pengawasan ijin SIUP MB serta kelayakan suatu makanan atau produk dari sisi masa berlakuknya demi keamanan perlindungan konsumen.
Selama ini Dinas Koperindag Jembrana telah aktif melakukan upaya perlindungan konsumen dengan pembinaan ke sejumlah toko/warung serta melakukan pengawasan minuman beralkohol. Pembinaan itu dilakukan bagi semua pedagang yang dalam pengawasan ijin SIUP MB serta kelayakan suatu makanan atau produk dari sisi masa berlakuknya demi keamanan perlindungan konsumen.
Sementara itu, Bupati Jembrana I Putu Artha menginstruksikan kepada dinas terkait untuk aktif melakukan pengawasan ke sejumlah produsen / toko untuk tidak menjual kembali produk yang ada cacingnya. Para produsen juga dihimbau dalam memproduksi barang agar memperhatikan standar yang sudah ditetapkan. "pengawasan harus rutin,jangan baru ada kasus baru turun kebawah," tegas Artha.
Sedangkan kepada masyrakat , Bupati Artha berpesan agar tidak perlu panik. Hanya harus berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan-makanan kaleng, pastikan dulu kemasan aman sehingga bisa dikonsumsi dengan cara memperhatikan label edar, masa kadaluarsa serta dilengkapi ijin BPPOM.(bbn/Jim/rob)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3649 Kali
02
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1335 Kali
03
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 924 Kali
04
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 850 Kali
05
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 699 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026