Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Puluhan Truk Parkir Liar Ditertibkan di Terminal Mengwi

Rabu, 5 Agustus 2026, 22:58 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Diskominfo Badung/Puluhan Truk Parkir Liar Ditertibkan di Terminal Mengwi.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Tim gabungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung menertibkan puluhan truk yang parkir liar di sepanjang bahu Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto, kawasan Terminal Mengwi, Rabu (5/8/2026) pagi.

Penertiban tersebut membuat area depan Terminal Mengwi kembali bersih dari deretan kendaraan barang yang selama ini dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas di jalur nasional penghubung Denpasar–Gilimanuk.

"Tadi saat penertiban kira-kira ada mungkin 30 lebih (truk) ya. Jumlah segitu saja kita lihat sudah mampu memberikan hambatan," ujar Kepala Dinas Perhubungan Badung, Anak Agung Gde Rahmadi, usai kegiatan penertiban, Rabu (5/8/2026).

Menurut Agung Rahmadi, praktik parkir liar di kawasan Terminal Mengwi telah berlangsung cukup lama. Karena itu, Dishub Badung bersama instansi terkait akan terus melakukan pengawasan agar pelanggaran serupa tidak kembali terjadi.

Dalam penertiban kali ini, petugas masih mengedepankan pendekatan persuasif dengan memberikan teguran kepada para sopir tanpa melakukan penindakan tilang.

Pemerintah Kabupaten Badung menilai kebiasaan parkir liar terjadi karena banyak pengemudi mengikuti kendaraan lain yang lebih dulu berhenti di lokasi tersebut. Sebagai langkah cepat, Dishub Badung akan memasang tambahan rambu dan spanduk larangan parkir di sepanjang kawasan Terminal Mengwi.

"Pertama, karena sopir itu orang mobile, jadi dia tidak tahu ada larangan (orang parkir), dia ikut. Solusi berkembang yang paling cepat dilakukan memasang spanduk dilarang parkir," tutur Agung Rahmadi.

Selain itu, Pemkab Badung juga mulai berkoordinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan Pemerintah Provinsi Bali untuk menyiapkan lahan parkir resmi bagi truk angkutan barang sebagai solusi jangka panjang.

"Tapi itu kan perlu diputuskan, itu baru rencana begitu," kata dia.

Untuk menjaga kawasan tetap steril dari parkir liar, Dishub Badung akan melibatkan unsur masyarakat adat, termasuk pecalang dan Linmas, dalam pengawasan rutin.

"Untuk mempertahankan situasi adalah dari pihak Desa Adat setempat, dari Pekembar juga, dan kita patroli tetap. Penjagaan rutinnya di masyarakat setempat yang membutuhkan untuk kelancaran lalu lintas," imbau Anak Agung Gde Rahmadi.

Sementara itu, Satlantas Polres Badung mengungkapkan sebagian besar sopir mengaku menghentikan kendaraan karena ingin mendinginkan rem serta beristirahat setelah perjalanan jauh.

Polisi juga akan berkoordinasi dengan pengelola Pelabuhan Gilimanuk untuk memperoleh informasi terkait jadwal bongkar muat kapal yang diduga memengaruhi waktu kedatangan truk ke kawasan Terminal Mengwi.

"Beberapa sopir sudah kami mintai keterangan, alasannya untuk mendinginkan ban supaya rem tidak blong dan karena mengantuk. Kami akan koordinasi juga dengan rekan-rekan di Gilimanuk untuk minta informasi terkait bongkaran muat di sana," terang Kasatlantas Polres Badung, AKP Ni Luh Tiviasih.

Terkait penegakan hukum, kepolisian masih menerapkan pola imbauan dan evaluasi harian. Penindakan berupa tilang akan diberlakukan setelah ada arahan resmi dari Korlantas Polri maupun Direktorat Lalu Lintas Polda Bali.

"Sementara untuk penindakan tilang, kami menunggu perintah lebih lanjut dari pimpinan kami, dari Kakorlantas atau dari Direktorat Lalu Lintas di Polda Bali. Kalau memang dari pimpinan sudah menegaskan kembali terkait dengan tilang, kami akan laksanakan itu," ucap AKP Ni Luh Tiviasih.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Diskominfo Badung



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami