Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pria Terlantar Ditemukan Tewas di Gubuk Panarukan, Dimakamkan Pemkab Buleleng

Rabu, 5 Agustus 2026, 21:26 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pria Terlantar Ditemukan Tewas di Gubuk Panarukan, Dimakamkan Pemkab Buleleng.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Sesosok pria ditemukan meninggal dunia di sebuah gubuk di Gang Belibis, Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng, Rabu (5/8/2026). Korban diketahui bernama Made Mudana, warga Desa Suwug, Kecamatan Sawan.

Tim Identifikasi Forensik (Inafis) Polres Buleleng yang melakukan pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun dugaan tindak pidana pada tubuh korban.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia akibat penyakit kronis yang telah lama dideritanya. Semasa hidup, Made Mudana diketahui tinggal sebatang kara dan tidak memiliki keluarga yang mendampingi.

Usai dilakukan pemeriksaan, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Buleleng. Selanjutnya, penanganan jenazah dikoordinasikan bersama Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Buleleng untuk proses pemakaman.

Kepala Dinas Sosial P3A Buleleng, I Putu Kariaman, mengatakan berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sebelumnya beberapa kali diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buleleng karena hidup berpindah-pindah dan tidak memiliki tempat tinggal tetap.

"Dari informasi yang kami peroleh, korban Made Mudana sebelumnya beberapa kali diamankan Satpol PP Kabupaten Buleleng karena hidup berpindah-pindah dan tidak memiliki tempat tinggal tetap," ujar Kariaman.

Kariaman menjelaskan, pihaknya telah menerima surat dari Pemerintah Desa Suwug terkait permohonan bantuan penguburan bagi korban. Menindaklanjuti permohonan tersebut, Dinas Sosial P3A Buleleng bersama sejumlah instansi melakukan koordinasi agar proses penanganan jenazah berjalan sesuai prosedur.

Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap warga, termasuk yang meninggal dalam kondisi terlantar, tetap memperoleh penanganan secara manusiawi. Rencananya, jenazah Made Mudana akan dimakamkan di Setra Desa Adat Buleleng.

"Penanganan terhadap warga terlantar yang meninggal dunia merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah. Jenazah korban akan kami makamkan di Setra Desa Adat Buleleng, secara layak sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Saat ini jenazah Made Mudana masih berada di kamar jenazah RSUD Buleleng sambil menunggu penentuan dewasa ayu atau hari baik pelaksanaan pemakaman sesuai ketentuan adat setempat.

"Kami memastikan almarhum memperoleh penghormatan terakhir yang layak. Meskipun hidup dalam kondisi terlantar, hak-haknya sebagai warga tetap menjadi perhatian pemerintah," tegas Kariaman.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami