Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 6 Juli 2026
Lagu Sephia Contoh Musikalisasi Puisi Kekinian
Sabtu, 5 Mei 2018,
14:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com.Denpasar, Musikalisasi puisi itu bukan puisi yang diiringi musik tetapi meleburkan puisi dalam musik. Hal itu dikatakan IB Martinaya saat tampil sebagai pembicara dalam Workshop Musikalisasi Puisi di kalangan Angsoka, Taman Budaya, Denpasar, Jumat (4/5).
[pilihan-redaksi]
Workshop ini diselenggarakan Dinas Kebudayaan Bali dalam rangkaian acara Gelar Seni Akhir Pekan (GSAP) Bali Mandara Nawanatya III. IB Martinaya yang akrab dipanggil Gus Martin itu menekankan bahwa musikalisasi puisi bukan sekedar puisi yang diiringi musik karena dalam musikalisasi puisi terdiri dari tiga elemen.
Workshop ini diselenggarakan Dinas Kebudayaan Bali dalam rangkaian acara Gelar Seni Akhir Pekan (GSAP) Bali Mandara Nawanatya III. IB Martinaya yang akrab dipanggil Gus Martin itu menekankan bahwa musikalisasi puisi bukan sekedar puisi yang diiringi musik karena dalam musikalisasi puisi terdiri dari tiga elemen.
“Ketiga elemen musikalisasi musik itu terdiri dari puisi, musik dan media saji,” terang Gus Martin yang sudah puluhan tahun malang melintang di dunia sastra dan musik.
Menurut Gus Martin, musikalisasi puisi dapat disebut sebagai bentuk kesenian baru, tetapi juga dapat disebut tidak baru. Kalau dikatakan sebagai bentuk (seni pertunjukkan ) baru atau kontemporer, itu lantaran orang masih ‘terperangkap’ pada istilah. Sebaliknya musikalisasi puisi dapat disebut sebagai bentuk kesenian tidak baru karena ‘bentuk’ itu sudah tergelar sejak lama.
“Yang jelas, begitu istilah ini muncul dan kemudian terpakai, orang lalu dengan mudah menyebut atau mengambil istilah ini untuk menamai bentuk berikut proses aktivitas musikalisasi puisi,” papar Gus Martin.
Gus Martin mencontohkan musikalisasi puisi yang menarik seperti yang dilakukan Bimbo, Ebiet G. Ade dan Leo Kristi.
[pilihan-redaksi2]
“Lagu-lagu mereka merupakan salah satu wujud musikalisasi puisi,” Gus Martin memberi contoh. Sedangkan untuk contoh yang ke kinian, Gus Martin mencontohkan lagu ‘Sephia’.
“Lagu-lagu mereka merupakan salah satu wujud musikalisasi puisi,” Gus Martin memberi contoh. Sedangkan untuk contoh yang ke kinian, Gus Martin mencontohkan lagu ‘Sephia’.
Pembicara lainnya, Heri Windi Anggara memaparkan proses kreatif musikalisasi puisi yang ia lakukan selama ini. Bahkan, Heri memberi contoh sebuah puisi yang dimusikalisasi puisikan. Menurut pengalaman Heri dalam tahapan-tahapan musikalisasi puisi terdiri dari tiga tahap pertama mencari tema, tahap kedua yaitu pemenggalan kata dan terakhir baru tahap memasukkan rasa.
“Tentu ada pertanyaan mengapa rasa ini saya taruh di bagian terakhir, sebab menurut saya rasa ini bersifat subjektif. Tidak ada tafsir yang jelas tentang rasa,” jelas Heri.
Pada kesempatan itu Heri dan Gus Martin memfasilitasi praktek membuat musikalisasi puisi dengan mengambil puisi ‘Aku’. Satu persatu siswa dan guru mencoba memusikalisasi penggalan puisi. Proses workshop berlangsung cair dan menggairahkan. (bbn/rls/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3578 Kali
02
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1145 Kali
03
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1003 Kali
04
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 552 Kali
05
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 532 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026