Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 8 Oktober 2026
BGN Buleleng Perbarui Data Penerima MBG Jelang Tahun Ajaran Baru
BERITABALI.COM, BULELENG.
Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027, Badan Gizi Nasional (BGN) Buleleng mulai memperbarui data penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi makanan kepada siswa berjalan tepat sasaran sesuai jumlah peserta didik terbaru di setiap sekolah.
Koordinator Wilayah BGN Buleleng, Rusdianto, mengatakan proses pendataan dilakukan oleh masing-masing Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan berkoordinasi langsung bersama pihak sekolah.
Menurutnya, jumlah penerima manfaat masih bersifat dinamis karena proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sejumlah sekolah swasta masih berlangsung.
"Kalau sekolah negeri proses penerimaan siswa baru sudah selesai. Namun, sekolah swasta masih ada yang membuka pendaftaran, sehingga jumlah penerima manfaat masih menyesuaikan, terutama untuk siswa baru kelas I SD, kelas VII SMP, dan kelas X SMA," jelas Rusdianto.
Ia menjelaskan, meskipun tahun ajaran baru dijadwalkan dimulai pada 13 Juli mendatang, pembaruan data akan terus dilakukan. Data dari masing-masing sekolah menjadi dasar dalam menentukan jumlah paket makanan yang harus disiapkan setiap hari.
"Data dari sekolah menjadi acuan kami. Kalau ada perubahan jumlah siswa, sekolah akan menyampaikan ke SPPG agar makanan yang disiapkan tidak kurang maupun berlebih," ujarnya.
Rusdianto juga menanggapi isu yang menyebut siswa SMA tidak lagi menjadi penerima Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, hingga kini belum ada kebijakan resmi dari pemerintah pusat yang mengatur perubahan sasaran penerima manfaat tersebut.
"Untuk sementara siswa SMA masih tetap menerima. Memang ada pembahasan mengenai efisiensi atau kemungkinan penyesuaian sasaran penerima, tetapi sampai sekarang belum ada keputusan resmi," katanya.
Karena belum ada aturan baru, seluruh siswa SMA di Kabupaten Buleleng tetap didata sebagai calon penerima Program MBG. Apabila nantinya pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan baru, pelaksanaannya akan disesuaikan dengan petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional.
"Kalau sekarang kami masih mendata seluruh siswa SMA. Misalnya ada 300 siswa, ya semuanya tetap didata. Nanti kalau ada perubahan kebijakan dari pusat, baru dilakukan penyesuaian," pungkas Rusdianto.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1479 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1242 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 694 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 582 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 552 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung