Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




BGN Buleleng Perbarui Data Penerima MBG Jelang Tahun Ajaran Baru

Senin, 6 Juli 2026, 13:16 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok beritabali.com/BGN Buleleng Perbarui Data Penerima MBG Jelang Tahun Ajaran Baru.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027, Badan Gizi Nasional (BGN) Buleleng mulai memperbarui data penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi makanan kepada siswa berjalan tepat sasaran sesuai jumlah peserta didik terbaru di setiap sekolah.

Koordinator Wilayah BGN Buleleng, Rusdianto, mengatakan proses pendataan dilakukan oleh masing-masing Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan berkoordinasi langsung bersama pihak sekolah.

Menurutnya, jumlah penerima manfaat masih bersifat dinamis karena proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sejumlah sekolah swasta masih berlangsung.

"Kalau sekolah negeri proses penerimaan siswa baru sudah selesai. Namun, sekolah swasta masih ada yang membuka pendaftaran, sehingga jumlah penerima manfaat masih menyesuaikan, terutama untuk siswa baru kelas I SD, kelas VII SMP, dan kelas X SMA," jelas Rusdianto.

Ia menjelaskan, meskipun tahun ajaran baru dijadwalkan dimulai pada 13 Juli mendatang, pembaruan data akan terus dilakukan. Data dari masing-masing sekolah menjadi dasar dalam menentukan jumlah paket makanan yang harus disiapkan setiap hari.

"Data dari sekolah menjadi acuan kami. Kalau ada perubahan jumlah siswa, sekolah akan menyampaikan ke SPPG agar makanan yang disiapkan tidak kurang maupun berlebih," ujarnya.

Rusdianto juga menanggapi isu yang menyebut siswa SMA tidak lagi menjadi penerima Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, hingga kini belum ada kebijakan resmi dari pemerintah pusat yang mengatur perubahan sasaran penerima manfaat tersebut.

"Untuk sementara siswa SMA masih tetap menerima. Memang ada pembahasan mengenai efisiensi atau kemungkinan penyesuaian sasaran penerima, tetapi sampai sekarang belum ada keputusan resmi," katanya.

Karena belum ada aturan baru, seluruh siswa SMA di Kabupaten Buleleng tetap didata sebagai calon penerima Program MBG. Apabila nantinya pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan baru, pelaksanaannya akan disesuaikan dengan petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional.

"Kalau sekarang kami masih mendata seluruh siswa SMA. Misalnya ada 300 siswa, ya semuanya tetap didata. Nanti kalau ada perubahan kebijakan dari pusat, baru dilakukan penyesuaian," pungkas Rusdianto.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami